Globalbanten.com | — Serang
Personel Ditpolairud Polda Banten evakuasi laka laut perahu nelayan KM Anugera tersambar petir yang menyebabkan 4 orang Meninggal Dunia (MD) yang terjadi di perairan sekitar Pulo Panjang Kabupaten Serang pada Senin (05/02) pukul 07.00 Wib.

Direktur Polisi Air dan Udara (Dirpolairud) Kombes Pol Yunus Hadith Pranoto mengatakan bahwa bener personel Ditpolairud Polda Banten evakuasi laka laut. “Personel Ditpolairud Polda Banten evakuasi laka laut perahu nelayan KM Anugera tersambar petir yang menyebabkan 4 orang (MD) yang terjadi di perairan sekitar Pulo Panjang,” kata Yunus.

Baca Juga :  Suap Rp60 Miliar Untuk Pengaturan Putusan, Ketua PN Jaksel Ditetapkan Tersangka

Yunus menjelaskan kronologis kejadian. “Pada Senin (05/02) sekira pukul 03 .00 Wib perahu nelayan payang KM Anugera berangkat mencari ikan menuju perairan sekitar utara Pulau Panjang dengan membawa 7 orang ABK sekira Pukul 07.00 Wib tiba-tiba tersambar Petir,” ujar Yunus.

Baca Juga :  GWI Siap Hadapi Jalur Hukum, Usut Tuntas Dugaan Narkoba di Lapas Kuala Tungkal

Yunus juga menyampaikan akibat kejadian tersebut mengakibatkan 4 orang (MD). “Akibat kejadian tersebut 4 orang ABK KM Anugera (MD) di TKP yaitu HM (40), JM (50), SA (50) dan SE (60) semua korban merupakan warga Bojonegara,” ucap Yunus.

Baca Juga :  Sejumlah warga Kampung Susun Bayam Berunjuk Rasa Meminta Kepastian Terkait Hunian Di Balai Kota Jakarta.

Terakhir, Yunus mengimbau para nelayan agar terus memperhatikan keselamatan dalam berlayar. “Saya mengimbau kepada para nelayan agar selalu berhati-hati dan menjaga keselamatan dalam berlayar mengingat saat ini sedang musim penghujan disertai petir,” tutup Yunus. (Rom)