GLOBAL BANTEN. COM,TANGERANG | Kabupaten Heboh bocah berusia 7 tahun di Kampung Pondok Kelor Rt 03/02, Desa Pondok Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, inisial MKN disunat jin, Sabtu (18/05/2024) sore.

Peristiwa aneh tersebut terjadi saat MKN bermain bersama kakeknya mengendarai sepeda listrik di desa tetangga. Tiba-tiba MKN merasakan nyeri dibagian kemaluannya saat perjalanan pulang ke rumahnya.

Sesampai di rumahnya MKN mengadu kepada ibunya kalau kemaluannya terasa nyeri, setelah ibunya melihat langsung terkejut melihat kemaluan putra pertamanya sudah tersunat tanpa mengeluarkan darah sedikitpun.

Baca Juga :  Pejabat Publik Pemprov DKI Diminta Naik Bus Listrik

“Anaknya saya sampai rumah bilang ke saya kalau kemaluannya kaya ada yang tarik terus terasa perih, begitu saya lihat sudah tersunat kemaluannya,” tutur Ibu MKN, Nasih (25) di kediamannya Desa Pondok Kelor, Selasa (21/05/2024) sore.

Nasih (25) menyebut, kemaluan putra pertamanya sedikitpun tidak mengeluarkan darah, dan celana yang dipakai putranya tidak terlihat robekan sedikitpun. Lantas Nasih merasa aneh yang disertai rasa ketakutan.

Baca Juga :  Dua Kandidat Walikota Bukber Bareng Kucing Hitam

“Tidak ada darahnya sama sekalicelana yang dipakai anak saya tidak ada robekan sedikitpun. Karena saya agak sedikit panik dan takut, lalu saya datang ke ustadz untuk minta syari’at,” ucapnya.

Nasih (25) mengaku, putranya sudah kepengen untuk disunat sebelum masuk sekolah, akan tetapi karena keadaan ekonominya tidak memadai, dirinya belum bisa memenuhi keinginan putranya tersebut.

“Memang anak saya sudah kepingin disunat sebelum masuk sekolah, karena saya belum ada uang jadi belum disunat,” paparnya.

Baca Juga :  9 Pendaki Gunung Open Trip Jabodetabek Adventure, Terlantar di Gunung Sumbing

Hal yang sama diucapkan Nenek MKN (7), Ersah merasa kaget ketika mengetahui kemaluan cucunya sudah tersunat sendiri tanpa berdarah. Keesokan harinya Ersah membawa cucunya ke dokter terdekat.

“Saya juga heran lihat kemaluan cucunya sudah tersunat sendiri tidak ada darahnya, karena saya merasa takut terjadi apa-apa akhirnya cucu saya dibawa ke dokter, lalu dokter lihatnya keanehan,” tukasnya.