GLOBALBANTEN.COM, Tangerang | Keberadaan Kelompok Wanita Tani (KWT) di setiap desa sejatinya bertujuan untuk mengelola ketahanan pangan, pertanian produktif, dan pendapatan kelompok wanita tani.

Akan tetapi sangat berbeda dengan KWT yang berada di Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga, kabupaten Tangerang. Tempat KWT tersebut diduga beralih fungsi menjadi tempat Komersil.

Baca Juga :  Mediasi Sengketa Lahan PIK 2 Memasuki Titik Kritis: Tergugat Tegaskan Tolak Damai, Itikad Baik Dipertanyakan

Hasil Investigasi dilapangan, tempat KWT tersebut terlihat adanya bangunan dari bambu yang sudah berdiri kokoh dengan perkiraan luas 200 meter persegi yang berada di lokasi tempat Wisata Desa Kampung Melayu Barat. Akan dijadikan untuk ternak ayam.

Menurut keterangan narasumber yang ada dilokasi namun enggan menyebutkan namanya mengatakan bahwa tempat tersebut akan dijadikan tempat ternak ayam.

Baca Juga :  Tarawih Keliling, Pemkab Tangerang Hadir Perkuat Silaturahmi dan Wujudkan Pembangunan Bersama

“Tempat itu rencananya buat ternak ayam pak, punya bos AW. Saya mah cuma ngejagain doang dimari.”ungkapnya kepada wartawan. Minggu (28/6/2026)

Dalam hal itu, kepala Desa Kampung Melayu Barat saat di konfirmasi Via telpon membenarkan bahwa bangunan yang sedang dikerjakan tersebut untuk ternak ayam.

Baca Juga :  Lapas Kelas IIA Serang Hadiri Peresmian Program Ketahanan Pangan Bersama Menteri Hukum dan HAM serta Menteri Pertanian

“Iya bang, itu buat ayam, dan ada yang lainnya juga.”singkatnya

namun ketika di tanya soal lahan atau tempat kepemilikannya kepala desa tersebut terdiam hingga berita ini diturunkan.

Perlu diketahui, jika ada alih fungsi tersebut dibutuhkan persetujuan rapat kelompok atau izin perangkat desa dan Dinas Pertanian.(Rom)