GLOBALBANTEN.COM, Tangerang | Camat Teluknaga, Kurnia, S.STP, M.Si memberikan apresiasi atas kesuksesan yang diraih oleh para atlet pencak silat dari Panglipur Tagar Jaya.
Prestasi gemilang ini ditorehkan dalam Bumi Sukowati Championship, kejuaraan nasional pencak silat dua tahunan yang sukses diselenggarakan pada 12–14 Juni 2026 di GOR Nambo Sport Center, Karawaci, Kota Tangerang. Turnamen terbuka ini berada di bawah naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang.
Dalam keterangannya, Kurnia menyatakan rasa bangga yang luar biasa dari seluruh keluarga besar Kecamatan Teluknaga atas dedikasi dan prestasi para atlet muda tersebut yang dinilai telah mengharumkan nama wilayah.
”Apa pun itu, kami apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dedikasinya, atas prestasinya yang membanggakan. Tentu ini menjadi kebanggaan besar juga untuk kami keluarga besar di Kecamatan Teluknaga,” ujar Kurnia kepada Pengurus Panglipur Tagar Jaya di ruang kerjanya, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Jumat (3/7/2026).
Tantangan Pembinaan Atlet Muda
Kurnia juga menyoroti pentingnya menjaga konsistensi para bibit unggul ini. Menurutnya, anak-anak usia dini masih memiliki kondisi yang alami atau natural, namun tantangan ke depan akan semakin besar saat mereka menginjak usia remaja (SMP dan SMA).
Oleh karena itu, pemerintah daerah melalui pihak kecamatan berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan, baik secara materiil maupun non-materiil. Pihak kecamatan juga berharap ke depannya dapat memfasilitasi kebutuhan para atlet agar lebih layak lagi demi menjaga semangat berlatih mereka.
Kendala Ruang Penyimpanan Alat dan Logistik Mandiri
Di sisi lain, tim official dan pelatih Panglipur Tagar Jaya mengungkapkan sejumlah kendala di lapangan. Selama ini, alat penunjang latihan seperti matras dibeli secara mandiri lewat swadaya uang kas.
Namun, seiring bertambahnya alat latihan, mereka mulai kesulitan tempat penyimpanan karena ruang Pramuka yang ditumpangi saat ini sudah tidak memadai. Selain masalah tempat, akomodasi untuk bertanding pun sejauh ini masih mengandalkan dana pribadi dari masing-masing atlet.
Menanggapi hal tersebut, Kurnia menjelaskan bahwa pihak kecamatan memiliki keterbatasan karena banyaknya perguruan atau pedepokan bela diri lain di wilayah Teluknaga yang juga perlu diperhatikan secara adil.
Meski demikian, pihak kecamatan memiliki rencana jangka panjang untuk membuat sekretariat bersama bagi organisasi olahraga di wilayah Teluknaga. Salah satu lokasi yang potensial untuk dikembangkan sebagai sekretariat bersama ini adalah di area Stadion Tunas Jaya.
Namun, Kurnia mengakui bahwa menyatukan berbagai aliran dengan metode latihan yang berbeda-beda masih menjadi tantangan tersendiri ke depannya.
Komunikasi Lintas Perguruan dan Koordinasi dengan KONI/KOK
Camat Teluknaga menyadari bahwa menyatukan berbagai aliran seni bela diri bukan hal yang mudah karena masing-masing memiliki pakem, paham, dan metode latihan yang berbeda. Oleh karena itu, ia mendorong adanya komunikasi yang intens dan sehat antar-pengurus perguruan bela diri di wilayah Teluknaga.
Terkait dengan sistem pembinaan jangka panjang dan penganggaran secara materiil, Kurnia menjelaskan bahwa pemerintah kecamatan harus bergerak sesuai dengan regulasi dan aturan penggunaan anggaran daerah. Pembinaan olahraga prestasi nantinya akan dikoordinasikan satu pintu melalui Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Kunci Sukses: Kaderisasi Sejak Dini
Pihak kecamatan bersama KOK juga merencanakan proyeksi pembinaan atlet untuk ajang olahraga daerah, seperti Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) yang digelar empat tahun sekali.
Melalui pemetaan usia atlet saat ini, pihak kecamatan dapat memprediksi tingkat kategori pertandingan (grade) para atlet untuk 3 hingga 4 tahun ke depan. Langkah kaderisasi ini penting agar Teluknaga tidak kekurangan bibit unggul berprestasi di masa depan.
Kurnia juga membuka pintu koordinasi selebar-lebarnya bagi para pelatih dan pengurus olahraga di Teluknaga untuk berkomunikasi dengan jajaran staf kecamatan demi kemajuan prestasi olahraga di Teluknaga.
(Ard/Rdk)


Tinggalkan Balasan