Dibawah kepemimpinan Pj Bupati Tangerang Andi Ony, Mendongkrak Pertumbuhan Realisasi Pajak Daerah Sebesar ± 99 Milyar

Jumat, 14 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALBANTEN.COM, Tangerang | mencatatkan pencapaian luar biasa dalam penerimaan pajak daerah hingga akhir Mei 2024 dengan total penerimaan mencapai ± Rp1,2 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 9,01% atau Rp99 miliar secara tahunan (year-on-year/yoy) yang tercatat sebesar ± Rp1,1 triliun pada tahun 2023.

Pj Bupati Tangerang Andi Ony pun mengapresiasi pencapaian ini sebagai hasil kolaborasi yang solid antara Badan Pendapatan Daerah kabupaten Tangerang serta dukungan dari seluruh elemen pemerintah daerah dan stakeholder terkait.

“Ini adalah kebanggaan bagi kita semua, karena dengan peningkatan penerimaan pajak ini, program pembangunan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat yang tertuang dalam APBD dapat berjalan optimal,” ujar dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Tangerang berhasil menjaga stabilitas fiskalnya selama dua tahun terakhir. “Kapastias fiskal kita sangat baik, karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita sudah melebihi dana transfer dari pemerintah pusat. Ini menunjukkan bahwa kita mampu membiayai pembangunan dan pelayanan publik secara mandiri,” jelas Andi Ony.

Baca Juga :  Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menggelar apel gelar pasukan "Operasi Keselamatan Jaya 2024",

Dengan jumlah penduduk sekitar 3 juta jiwa, APBD Kabupaten Tangerang yang mencapai ± Rp 8 triliun adalah pencapaian yang luar biasa. “Semoga kondisi ini terus berkembang agar APBD kita benar-benar menjadi alat untuk menyejahterakan masyarakat,” tambahnya.

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada para wajib pajak yang telah patuh terhadap kewajibannya. Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen para wajib pajak dalam meningkatkan PAD.

“Dengan PAD yang meningkat, kita bisa terus melanjutkan pembangunan dan pelayanan masyarakat, termasuk upaya mengatasi stunting dan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Pj Bupati juga menambahkan, sebagai bentuk apresiasi terhadap para wajib pajak, Pemkab Tangerang pun rutin mengadakan acara Pak Jaka Award. Kegiatan yang sudah berlangsung kali ketiga ini dilakukan untuk memberikan penghargaan kepada wajib pajak dan stakeholder yang telah berkontribusi dalam pengelolaan pajak daerah.

Baca Juga :  Sekda Hadiri Grand Opening Tanri Abeng University

“Kami berharap acara ini dapat terus memotivasi wajib pajak untuk memenuhi kewajibannya. Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Tangerang dengan memenuhi kewajiban kita membayar pajak. Ingat, pajak yang kita bayar akan kembali kepada kita dalam bentuk pelayanan dan pembangunan yang lebih baik,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto menekankan pentingnya penerimaan pajak daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan. Dimana pajak daerah adalah salah satu sumber utama pendanaan program pembangunan.

“Dengan penerimaan yang meningkat, kita dapat memastikan bahwa semua program dan kegiatan yang direncanakan dalam APBD berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Slamet Budhi menambahkan bahwa kesadaran masyarakat untuk membayar pajak sangat penting. Pasalnya dengan membayar pajak, masyarakat mendapatkan akses kemudahan fasilitas.

Baca Juga :  Di Duga Dinas PUPR Kota Tangerang Belum Mengembalikan Uang Kelebihan Bayar Miliyaran Rupiah LSM Angkat Bicara

“Pajak yang kita bayarkan akan kembali kepada kita dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan publik lainnya. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu patuh membayar pajak tepat waktu,” terang dia.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pendataan, Penilaian, dan Penetapan Pajak Daerah, Dwi Chandra Budiman mengingatkan pentingnya pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara rutin. Pembayaran PBB yang tertib juga akan menghindarkan masyarakat dari berbagai masalah, seperti kesulitan menjual aset properti karena adanya tunggakan pajak.

“Dengan sistem yang terintegrasi antara perpajakan,akta jual beli, dan pertanahan, pembayaran PBB yang tertib akan memastikan bahwa nilai ekonomis dari aset tetap terjaga dan tidak terhambat oleh masalah administratif,” kata dia.

(Zk)

Berita Terkait

Buruknya Pelayanan DPMPTSP, Ahmad Suhud Minta Pj Bupati Tangerang Evaluasi Kadis dan Bawahannya
PT Bina Cipta dan Pihak ATR/BPN Mangkir Dari Rapat Mediasi Lanjutan, Warga Ancam Bongkar Pagar
Sudah Rangkap Jabatan Sampai Ambisi Jadi Sekda, Aktivis : Pj Bupati Diminta Evaluasi Kinerja Kadis DPMPTSP Yang Berdampak Carut Marut Soal Perizinan
Pj Bupati Laksanakan Peletakan Batu Pertama Direct Toll Access KM 25 (Bitung)
DPMPD Monitoring Kegiatan Indeks Desa Membangun di Pakuhaji
Kunjungan Kerja Inspektur V Pada Jaksa Agung Muda Pengawas RI, di Kejaksaan Tinggi Banten Dalam Rangka Inspeksi Umum
Tingkatkan Akuntabilitas, PPK Se-Kota Tangerang Ikut Bimtek Laporan Keuangan
Ajukan Pensiun dini, Sekda Minta ASN Terus Berkarya Dan Jadi Teladan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:18 WIB

Buruknya Pelayanan DPMPTSP, Ahmad Suhud Minta Pj Bupati Tangerang Evaluasi Kadis dan Bawahannya

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:10 WIB

PT Bina Cipta dan Pihak ATR/BPN Mangkir Dari Rapat Mediasi Lanjutan, Warga Ancam Bongkar Pagar

Jumat, 12 Juli 2024 - 19:06 WIB

Sudah Rangkap Jabatan Sampai Ambisi Jadi Sekda, Aktivis : Pj Bupati Diminta Evaluasi Kinerja Kadis DPMPTSP Yang Berdampak Carut Marut Soal Perizinan

Kamis, 11 Juli 2024 - 08:50 WIB

Pj Bupati Laksanakan Peletakan Batu Pertama Direct Toll Access KM 25 (Bitung)

Rabu, 10 Juli 2024 - 18:56 WIB

DPMPD Monitoring Kegiatan Indeks Desa Membangun di Pakuhaji

Berita Terbaru