Globalbanten.com | LSM BP2A2N Banten Ahmad Suhud selaku Direktur Eksekutif akan meminta pertanggung jawaban dari Ketua Yayasan berinisial TW karna sudah melakukan dugaan kekerasan terhadap guru JJ.

JJ guru honorer jurusan olahraga mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dengan ditampar oleh ketua yayasan Al Husna keduaagung Tigaraksa pada Rabu (08-11-2023)

Baca Juga :  RUU Penyiaran Usulkan Pelarangan Jurnalisme Investigatif, Pengamat Anggap Langkah Mundur Demokrasi

Dimana asal mula kejadian berawal dari JJ guru honorer memberikan waktu istirahat kepada anak didiknya karena hendak habis jam pelajarannya.

Dan ketika itu langsung di hampiri TW ketua yayasan dengan sembari menampar dan mengatakan bahwa belum jam istirahat.

Baca Juga :  Pelantikan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Bali, Jaksa Agung ST Burhanuddin: Netralitas ASN Kejaksaan Adalah Harga Mati!

Oleh JJ guru honorer mengatakan kepada awak media,” memang saya memberikan waktu buat anak-anak untuk istirahat agar dapat makan dan minum dan meregangkan otot supaya tidak terganggu pelajaran selanjutnya.” Ungkapnya.

Lanjutnya,” akan tetapi ketua yayasan menganggap bahwa itu suatu kesalahan dan langsung menampar saya sambil bicara ini belum jam istirahat dan itu sudah ada ditentukan.” ungkapnya

Baca Juga :  5 KPPS di Tangsel Dirawat, 1 KPPS Pondok Jagung Meninggal Dunia

Akan tetapi ketua yayasan tersebut berusaha berbuat baik dan medekatkan diri terhadap oknum guru ini agar permasalahan ini tidak ramai(Dw)