Eropa Serang RI, “Harta Karun” Baru lni Terancam

Jumat, 18 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase Bendera Eropa dan Indonesia. (Getty Images)

Kolase Bendera Eropa dan Indonesia. (Getty Images)

GLOBALBANTEN.COM | Uni Eropa (UE) kembali “menyerang” RI. Kini, “harta karun” biodiesel pun terancam.

Mengutip Reuters, UE kini tengah menyelidiki apakah biodiesel dari Indonesia menghindari bea UE melalui China dan Inggris. Penyelidikan mengikuti permintaan awal dari Dewan Biodiesel Eropa, sebuah asosiasi produsen Eropa.

“Permintaan itu berisi bukti yang cukup bahwa tindakan balasan yang ada pada impor produk yang bersangkutan dielakkan oleh impor produk yang sedang diselidiki,” kata Komisi Eropa dalam jurnal resmi UE dikutip CNBC Indonesia, Jumat (18/8/2023).

“Perubahan pola perdagangan yang melibatkan ekspor dari Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok dan Inggris ke Uni telah terjadi setelah penerapan tindakan balasan yang ada,” tambahnya.

Diketahui, UE adalah tujuan terbesar ketiga Indonesia untuk produk minyak sawit. Ini pun menjadi pasar penting untuk biodiesel Indonesia, yang dibuat dari minyak sawit.

RI sendiri adalah produsen minyak sawit terbesar di dunia. Negara tetangga Malaysia, juga menjadi salah satu produsen besar lain.

Baca Juga :  Audiensi Dugaan Perselingkuhan ASN Di DP3AP2KB Lebak, Ada Perbedaan Penafsiran Soal Status "NS" Ormas GAIB Tindaklanjuti Hasil Audiensi.

Sementara itu dalam pernyataan berbeda Dewan Biodiesel Eropa mengatakan bahwa diperkirakan bahwa upaya menghindari bea masuk impor dapat merugikan UE sekitar US$240,34 juta tahun lalu. Asosiasi itu mengaku sedang bekerja sama dengan otoritas UE untuk mengatasi tuduhan impor biodiesel palsu dari China.

Hubungan perdagangan antara UE dan Indonesia memang tegang oleh langkah blok tersebut untuk membatasi impor komoditas yang terkait dengan deforestasi. Sebelumnya, Indonesia memang sedang meminta konsultasi dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait pengenaan bea UE atas impor biodiesel dari Indonesia.

Baca Juga :  Otorita IKN Jalin Kerja Sama dengan Otorita Canberra, Sepakati Komitmen Kerja Sama Pengembangan Ibu Kota

Komisi Eropa sempat mengatakan kepada wartawan bahwa UE yakin kewajiban kepatuhan di Indonesia telah sepenuhnya sesuai dengan aturan WTO di mana UE pun siap untuk membahas masalah ini dengan RI. Selain biodiesel, minyak sawit banyak digunakan dalam makanan dan kosmetik.

Sumber Berita : cnbc indonesia

Berita Terkait

Otorita IKN Jalin Kerja Sama dengan Otorita Canberra, Sepakati Komitmen Kerja Sama Pengembangan Ibu Kota
Barcelona melawan Celta Vigo, Lewandowski Unjuk Gigi
Dubes LBBP RI Untuk Malaysia: Tidak Ada Keterlibatan Intelijen Pada Pemilu di Malaysia
Tragis: Mahasiswi Indonesia Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Australia
HNW : Ingatkan Pemerintah Soal Hak Pilih 247 Ribuan Jema’ah Haji
Arsenal Tumbangkan Liverpool : Alisson-Van Dijk Buat Liverpool Kalah
Prediksi Laga Pertandingan Tottenham Hotspur vs Manchester City di Piala FA
Sebut Smelter Nikel Cina Dapat Karpet Merah di RI, Faisal Basri: Tidak Membayar Royalti

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:57 WIB

Otorita IKN Jalin Kerja Sama dengan Otorita Canberra, Sepakati Komitmen Kerja Sama Pengembangan Ibu Kota

Senin, 19 Februari 2024 - 11:53 WIB

Barcelona melawan Celta Vigo, Lewandowski Unjuk Gigi

Rabu, 14 Februari 2024 - 20:12 WIB

Dubes LBBP RI Untuk Malaysia: Tidak Ada Keterlibatan Intelijen Pada Pemilu di Malaysia

Senin, 12 Februari 2024 - 17:05 WIB

Tragis: Mahasiswi Indonesia Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Australia

Rabu, 7 Februari 2024 - 10:48 WIB

HNW : Ingatkan Pemerintah Soal Hak Pilih 247 Ribuan Jema’ah Haji

Senin, 5 Februari 2024 - 13:47 WIB

Arsenal Tumbangkan Liverpool : Alisson-Van Dijk Buat Liverpool Kalah

Sabtu, 27 Januari 2024 - 20:11 WIB

Prediksi Laga Pertandingan Tottenham Hotspur vs Manchester City di Piala FA

Jumat, 18 Agustus 2023 - 06:07 WIB

Eropa Serang RI, “Harta Karun” Baru lni Terancam

Berita Terbaru