Jawa Barat Darurat Obat Keras; Siapa Kelompok BURHAN?

Jumat, 15 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalbanten.com | Jawabarat
Tramadol dan Hexymer merupakan jenis obat yang pengunaannya harus berada di bawah pengawasan dokter atau tenaga ahli kesehatan. Namun terkadang penggunaan kedua obat ini sering sekali disalahgunakan oleh banyak oknum tidak bertanggung jawab sebagai alat menciptakan halusinasi.

Untuk provinsi Jawa Barat, peredaran obat keras ini diperjual-belikan secara bebas dibeberapa toko kelontong maupun toko berkedok kosmetik. Omset yang didapat toko terhadap penjualan obat jenis ini sangat fantastis mencapai jutaan rupiah dalam sehari.

Hal ini yang diduga memicu kelompok bernama ‘BURHAN’ terbentuk dibeberapa wilayah seperti Bandung, Sumedang, Cimahi dan Soreang. Kelompok yang diduga mengkoordinir ratusan toko di wilayah Jawa Barat ini bertugas mengkondisikan toko-toko obat terus berjalan.

Biasanya toko-toko berkedok ini berjualan dimulai sejak pagi hari, dimana banyak karyawan dan anak sekolah mulai berkativitas. Obatnya dijual murah kisaran Rp 4.000,- s/d Rp 10.000,- untuk menjangkau pasar sampai kepada kalangan bawah.

Tramadol sendiri merupakan obat yang dapat digolongkan sebagai narkotika, karena obat ini termasuk dalam kelas obat agonis opioid.

BURHAN bukanlah nama seseorang melainkan sebuah kode atau sandi yang digunakan untuk menandai toko-toko yang masuk dalam konsorsium. Konsorsium ini ditandai dengan adanya stiker logo bergambar ‘Burung Hantu’ yang dikelola oleh beberapa orang ditiap-tiap wilayahnya.

Baca Juga :  Polda Banten Gelar Pembinaan Tes Kesemaptaan Jasmani

Hasil investigasi lapangan didapati beberapa nama yang sering disebut oleh penjaga toko yang menjual obat keras jenis Tramadol dan Hexymer, seperti RMD untuk wilayah Sumedang dan Kabupaten Bandung, RK untuk wilayah Rancaekek dan sekitar, kemudian BG dan HRN untuk wilayah kota Bandung dan sekitarnya.

Dengan adanya pengelolaan yang terstruktur, sistematis dan masif ini menyebabkan sulitnya aparatur penegak hukum untuk menyentuh kelompok-kelompok ini dalam jerat hukum. Perlunya keberanian dan kredibilitas yang tinggi untuk aparat dapat menindaklanjuti permasalahan darurat obat keras diwilayah Jawa Barat ini.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Jules Abraham Abast saat dikonfirmasi terkait adanya dugaan kelompok ‘BURHAN’ yang melakukan koordinir toko-toko obat berkedok akan melakukan kroscek terhadap kebenaran hal tersebut.

Baca Juga :  Jurnalis di Tuba ditusuk OTK mohon Kepolisian Tangkap Pelaku

“Saya coba cek dulu ya kang, Apa memang benar hal tersebut,” jawabnya singkat,

Selanjutnya dukungan dari pemerintah daerah juga diperlukan untuk dapat memberantas peredaran Tramadol yang dapat digolongkan sebagai narkotika. Tidak hanya sampai disitu peran BNN Provinsi Jawa Barat juga dibutuhkan dalam membantu Polri khususnya Polda Jawa Barat untuk menindaklanjuti peredaran Tramadol dan Hexymer.

Sinergisitas aparatur negara bersama dengan para tokoh masyarakat dibutuhkan dalam memerangi peradaran obat keras guna menciptakan Jawa Barat Juara Lahir Batin.(Rom,)

Berita Terkait

Gandeng BNN, Polri, dan TNI, Lapas Pemuda Tangerang Gelar Razia Serentak Blok Hunian Warga Binaan Pemasyarakatan
Ahmad Suhud Selaku Direktur Eksekutif Lembaga BP2A2N, Apresiasi Pernyataan Tegas Kapolda Banten Dalam Menertibkan Bank Emok di Banten
Dewan Pengurus LSM KPKB Laporkan Dugaan Korupsi Alat Pertanian di Banten
Peredaran Obat Keras Golongan G Menjamur di Jakarta Utara, Miris….. Terkesan Tutup Mata.
Toko Berkode “BURHAN” Dibeberapa Titik di Bandung Tanpa Tesentuh Hukum, Diduga Masih Exis Menjual Obat Keras Golongan G
Polsek Sepatan, Polres Metro Tangerang Kota Tangkap Terduga Pengedar Sabu
Temukan Ormas Paksa Minta THR Lebaran, Kapolres Metro Tangerang Kota: Segera Lapor!
Kerap Terjadi Tawuran di Bulan Suci Ramadhan, Polsek Cisoka AKP Eldy : Fenomena Buruk Ini Harus di Hilangkan

Berita Terkait

Sabtu, 6 April 2024 - 12:57 WIB

Gandeng BNN, Polri, dan TNI, Lapas Pemuda Tangerang Gelar Razia Serentak Blok Hunian Warga Binaan Pemasyarakatan

Jumat, 5 April 2024 - 19:58 WIB

Ahmad Suhud Selaku Direktur Eksekutif Lembaga BP2A2N, Apresiasi Pernyataan Tegas Kapolda Banten Dalam Menertibkan Bank Emok di Banten

Selasa, 2 April 2024 - 20:56 WIB

Dewan Pengurus LSM KPKB Laporkan Dugaan Korupsi Alat Pertanian di Banten

Selasa, 2 April 2024 - 20:53 WIB

Peredaran Obat Keras Golongan G Menjamur di Jakarta Utara, Miris….. Terkesan Tutup Mata.

Selasa, 2 April 2024 - 15:44 WIB

Toko Berkode “BURHAN” Dibeberapa Titik di Bandung Tanpa Tesentuh Hukum, Diduga Masih Exis Menjual Obat Keras Golongan G

Senin, 1 April 2024 - 14:07 WIB

Polsek Sepatan, Polres Metro Tangerang Kota Tangkap Terduga Pengedar Sabu

Senin, 1 April 2024 - 12:23 WIB

Temukan Ormas Paksa Minta THR Lebaran, Kapolres Metro Tangerang Kota: Segera Lapor!

Minggu, 31 Maret 2024 - 20:53 WIB

Kerap Terjadi Tawuran di Bulan Suci Ramadhan, Polsek Cisoka AKP Eldy : Fenomena Buruk Ini Harus di Hilangkan

Berita Terbaru