GLOBALBANTEN.COM, Tangerang | Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) terus menggenjot upaya penanggulangan banjir di Kabupaten Tangerang. Dalam kegiatan APBD Perubahan 2025, Bidang Drainase telah memulai pembangunan saluran di 28 titik lokasi, dengan target panjang mencapai 3,8 kilometer. Proyek ini diharapkan secara signifikan mengurangi genangan air dan banjir di berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  Pastikan Ramadan Khusyuk, AKP Bambang Sodiq Siagakan Pasukan di 7 Titik Rawan Ciputat

Kegiatan pembangunan dan perbaikan drainase di Kabupaten Tangerang kini tengah dikebut. Dalam kegiatan APBD Perubahan tahun 2025 ini, Bidang Drainase Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang memfokuskan pengerjaan di 28 titik krusial. Dengan alokasi anggaran sekitar 8 miliar rupiah, pemerintah menargetkan terbangunnya saluran sepanjang 3,8 kilometer yang ditargetkan rampung dalam 60 hari kalender, atau tepatnya di akhir Desember 2025.

Baca Juga :  Kejaksaan Tinggi Banten Resmi Lantik Kepala Kajari Tangerang: Momentum Pembaruan Kepemimpinan Menuju Efisiensi dan Profesionalisme

Disampaikan Kepala Bidang Drainase DBMSDA Kabupaten Tangerang, Yawan Duriyawan mengatakan, pihaknya mendorong agar upaya pengentasan banjir di Kabupaten Tangerang menjadi tanggung jawab bersama dengan kolaborasi dari berbagai pihak, khususnya masyarakat terkait masalah sampah.

Baca Juga :  Larut dalam Khidmat, Ribuan Umat Padati Klenteng Boen Tek Bio Kota Tangerang

“Dengan pembangunan yang tengah dikejar, Yawan berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan akan semakin meningkat sehingga upaya penanggulangan banjir dapat lebih optimal., dan juga bisa membuang sampah pada tempatnya, serta tidak membuang sampah sembarangan, agar saluran drainase dapat bekerja optimal dan tidak terhalang oleh sampah,” ujarnya.