Dalam Acara Pengarahan Para Kepsek Gubernur Banten Ingin Para Kepala sekolah Sesuai Dengan Domisili Tempat Tinggalnya

Globalbanten – Dalam acara pengarahan kepada para Kepala SMA, SMK, dan SKh se-Banten
Gubernur Banten, Andra Soni, ingin para Kepala sekolah nantinya yang bertugas disesuaikan dengan domisilinya. Karena dirinya tak ingin ada Kepala sekolah yang terlambat bertugas dengan alasan rumahnya jauh atau alasan macet di jalan.

Dalam sambutannya, Gubernur Banten Andra Soni awalnya, mengajak berinteraksi dan membuka diri jika memang ada Kepala sekolah yang ingin bersurat. “Beragam hal boleh disampaikan, termasuk soal lokasi penugasan,” ujarnya

“Nanti saya akan keliling ke sekolah – sekolah. Tapi sebelum itu, saya akan memberi kesempatan kepada para Kepala sekolah untuk bersurat langsung kepada saya, supaya para Kepala sekolah bisa menyampaikan langsung ” Uneg – uneg nya,” ujar Andra Soni saat menyampaikan arahannya dalam acara pengarahan kepada para Kepala SMA, SMK, dan SKh se-Banten di Pendopo Gubernur Banten beberapa waktu lalu

“Ya, mungkin ada yang mengeluh, ‘Pak, kami ditempatkan jauh dari rumah.’ ‘Orang tersebut dari tahun berapa tetap di situ terus, Pak,’” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolres Lebak gelar Bakti Sosial dan Santunan Anak Yatim di Ponpes Al-Qudsu Parung Sari

Gubernur Banten Andra Sini juga menyampaikan keinginannya menempatkan para Kepala sekolah sesuai dengan domisili rumahnya. “Saya ingin Kepala sekolah itu bertugas tidak jauh atau masih dalam satu Kabupaten,” terangnya.

“Saya akan meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk memperhatikan arahan tersebut. Saya tidak ingin ada Kepala sekolah yang terlambat karena alasan domisili.

“Nah, Pak Kadis, itu tolong dibenahi, ya. Tolong dibenahi. Karena apa ? Saya tidak ingin kejadian – kejadian Kepala sekolah terlambat datang dengan alasan jauh,” katanya.

Gubernur Banten juga menyoroti adanya Kepala sekolah yang sudah bekerja bertahun – tahun di satu sekolah dan merasa tak bisa ditegur.

“Jadi, nggak boleh lagi ada kepala sekolah merasa bahwa, ‘Ini sekolah saya, bertahun – tahun di situ, ditegur pun nggak bisa,” ujarnya

Dan terakhir, Saya ingatkan sekali lagu kepada para Kepsek, jangan lagi ada istilah Siswa titipan saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ataupun Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun kni,” pungkasnya

Baca Juga :  Warga Desa Kohod Mendapat Bantuan Pengelolaan Air Bersih Dari PT.Synopex Tirta Indonesia

GLOBALBANTEN.COM | Dalam acara pengarahan kepada para Kepala SMA, SMK, dan SKh se-Banten
Gubernur Banten, Andra Soni, ingin para Kepala sekolah nantinya yang bertugas disesuaikan dengan domisilinya. Karena dirinya tak ingin ada Kepala sekolah yang terlambat bertugas dengan alasan rumahnya jauh atau alasan macet di jalan.

Dalam sambutannya, Gubernur Banten Andra Soni awalnya, mengajak berinteraksi dan membuka diri jika memang ada Kepala sekolah yang ingin bersurat. “Beragam hal boleh disampaikan, termasuk soal lokasi penugasan,” ujarnya

“Nanti saya akan keliling ke sekolah – sekolah. Tapi sebelum itu, saya akan memberi kesempatan kepada para Kepala sekolah untuk bersurat langsung kepada saya, supaya para Kepala sekolah bisa menyampaikan langsung ” Uneg – uneg nya,” ujar Andra Soni saat menyampaikan arahannya dalam acara pengarahan kepada para Kepala SMA, SMK, dan SKh se-Banten di Pendopo Gubernur Banten beberapa waktu lalu

“Ya, mungkin ada yang mengeluh, ‘Pak, kami ditempatkan jauh dari rumah.’ ‘Orang tersebut dari tahun berapa tetap di situ terus, Pak,’” ujarnya.

Baca Juga :  Kompolnas Apresiasi Pelayanan Prima Polresta Bandara Soetta untuk Pemudik

Gubernur Banten Andra Sini juga menyampaikan keinginannya menempatkan para Kepala sekolah sesuai dengan domisili rumahnya. “Saya ingin Kepala sekolah itu bertugas tidak jauh atau masih dalam satu Kabupaten,” terangnya.

“Saya akan meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk memperhatikan arahan tersebut. Saya tidak ingin ada Kepala sekolah yang terlambat karena alasan domisili.

“Nah, Pak Kadis, itu tolong dibenahi, ya. Tolong dibenahi. Karena apa ? Saya tidak ingin kejadian – kejadian Kepala sekolah terlambat datang dengan alasan jauh,” katanya.

Gubernur Banten juga menyoroti adanya Kepala sekolah yang sudah bekerja bertahun – tahun di satu sekolah dan merasa tak bisa ditegur.

“Jadi, nggak boleh lagi ada kepala sekolah merasa bahwa, ‘Ini sekolah saya, bertahun – tahun di situ, ditegur pun nggak bisa,” ujarnya

Dan terakhir, Saya ingatkan sekali lagu kepada para Kepsek, jangan lagi ada istilah Siswa titipan saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ataupun Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun kni,” pungkasnya