Kontroversi Pembiayaan di SMA Negeri: Pungutan Tambahan kepada Orang Tua Murid Menuai Kritik

Senin, 26 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalbanten.com | Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA Negeri) secara prinsip memang tanggung jawab pembiayaannya ada di provinsi. Namun, kabar mengenai SMAN 22 Kabupaten Tangerang yang mengumpulkan kontribusi dari orang tua murid untuk membantu pembiayaan tuta walas dan pembina, menimbulkan kontroversi.

Keputusan tersebut diambil dengan alasan bahwa pembayaran tuta walas dan pembina tidak dibayarkan oleh provinsi. Hal ini menjadi beban tambahan bagi ekonomi orang tua murid, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit saat ini.

Baca Juga :  Dipanggil Presiden terkait Pencemaran Udara, Al Muktabar Bakal Lakukan Langkah Ini

Menyikapi hal ini, Drs Bonar MM pemerhati pendidikan mempertanyakan mengapa pihak sekolah membebankan pembayaran tuta walas dan pembina kepada orang tua murid, padahal seharusnya koordinasi langsung dilakukan dengan provinsi. Pasalnya, sesuai aturan yang berlaku, pungutan yang dialamatkan kepada orang tua murid dianggap sebagai pungutan liar (pungli).

“Sekolah negeri seharusnya sudah mendapatkan alokasi anggaran yang cukup besar dari provinsi, sehingga pihak sekolah seharusnya tidak membebani orang tua murid dengan pungutan tambahan.” Ucapnya

Baca Juga :  Secam Teluk Naga Didampingi Ketua Apdepsi Teluk Naga Serahkan Bantuan Untuk DKM Masjid Nurul Islam

Lebih lanjut Bonar mengatakan Kontroversi ini menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana pendidikan dan kewajiban pemerintah daerah untuk memastikan bahwa sekolah-sekolah negeri mendapatkan pendanaan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional mereka tanpa harus membebani orang tua murid.

Berita Terkait

Pelatihan BUMN, Ananta : Warteg Salah Satu Peluang Bisnis Terbesar
Tragedi di Kampung Cigarukgak: Pasutri Lansia Ditemukan Meninggal Dunia
Bekali Life Skill, PWI Kabupaten Tangerang dan YPKKT Gelar Pelatihan Barista Kopi
Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Kota Tangerang Tahun 2024 resmi dibuka
Perayaan Megah di Rutan Kelas IIB Serang: Isra Mi’raj dan Meriahnya Penyambutan Ramadan 1446 Hijriah
Literasi Media untuk Pelajar, PWI Kabupaten Tangerang Goes To School SMKN 5 Kabupaten Tangerang
Kontroversi Pungutan di Lingkungan MTSN 5 Tangerang: Orang Tua Murid Angkat Suara
Upayakan Stabilkan Harga Beras, Pemprov Banten Gelar Operasi PasarSERANG

Berita Terkait

Sabtu, 6 April 2024 - 14:32 WIB

Pelatihan BUMN, Ananta : Warteg Salah Satu Peluang Bisnis Terbesar

Selasa, 26 Maret 2024 - 07:12 WIB

Tragedi di Kampung Cigarukgak: Pasutri Lansia Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 25 Maret 2024 - 07:24 WIB

Bekali Life Skill, PWI Kabupaten Tangerang dan YPKKT Gelar Pelatihan Barista Kopi

Sabtu, 9 Maret 2024 - 14:24 WIB

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Kota Tangerang Tahun 2024 resmi dibuka

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:40 WIB

Perayaan Megah di Rutan Kelas IIB Serang: Isra Mi’raj dan Meriahnya Penyambutan Ramadan 1446 Hijriah

Rabu, 28 Februari 2024 - 21:22 WIB

Literasi Media untuk Pelajar, PWI Kabupaten Tangerang Goes To School SMKN 5 Kabupaten Tangerang

Rabu, 28 Februari 2024 - 17:19 WIB

Kontroversi Pungutan di Lingkungan MTSN 5 Tangerang: Orang Tua Murid Angkat Suara

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:21 WIB

Upayakan Stabilkan Harga Beras, Pemprov Banten Gelar Operasi PasarSERANG

Berita Terbaru