Globalbanten.com l -Tangerang Proyek
betonisasi yang berada di Jalan Raya Surya Darma, Kelurahan Neglasari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, diduga tidak sesuai spesifikasi teknis dan abaikan K3.

“Sangat miris sekali karena ketika saya melewati jalan tersebut terlihat para pekerja di lapangan tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) seakan-akan mereka kebal dengan kecelakaan dalam bekerja,” kata pengguna jalan raya dengan inisial OP, sabtu (18/11/2023).

Baca Juga :  Dirut RSUD Kota Tangerang Dituding Tidak Transparan Dalam Pengadaan CT Scan.

Selain itu, proyek betonisasi tersebut terlihat amburadul dan banyaknya jalan yang sudah terbentuk kini retak-retak.

“Saya amati mulai dari ujung ke ujung itu sangat tidak berkualitas, karena proyek betonisasi itu baru 4 hari sudah pada pecah dan retak-retak,” sambungnya.

Baca Juga :  Korupsi Berulang di BUMD Kabupaten Serang, BCW dan Pengamat Desak Evaluasi Total

Di tempat yang sama, pengawas dari pihak dinas terkait ketika di konfirmasi menyampaikan “Ya pak saya dari pengawas, hari ini kita mengecek kualitas hasil betonisasi tersebut, untuk yang pada retak-retak dan pecah itu akan diperbaiki,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh salah satu petugas pengecekan dari dinas PU mengatakan, pihaknya hanya sebatas mengecek kualitas dan kelayakan proyek betonisasi tersebut.

Baca Juga :  Laporan Tambahan Dikirim ke Kejagung Terkait Proyek 87 Miliar di Banten Tembusan RI1

“Menurut saya proyek betonisasi tersebut layak dan bagus, untuk papan proyek nya saya gak tahu dan adapun yang retak-retak dan pecah bisa tanyakan langsung ke pihak kontraktornya,” tukasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, wartawan masih mencoba konfirmasi ke pihak-pihak dinas terkait.(Rom)