GLOBALBANTEN.COM, Serang | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus memacu pemerataan kualitas pendidikan melalui ekspansi Program Sekolah Rakyat (SR). Di tahun 2026 ini, Pemprov Banten menargetkan penambahan unit Sekolah Rakyat di berbagai titik guna memastikan akses pendidikan berkualitas menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten, Lukman, mengungkapkan bahwa kunci dari percepatan program ini adalah kolaborasi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam penyediaan lahan. Melalui instruksi Gubernur, setiap kabupaten dan kota di Banten diminta menyiapkan minimal satu lokasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

“Penambahan Sekolah Rakyat pada 2026 adalah kepastian. Kami sudah melayangkan surat kepada seluruh Bupati dan Walikota agar segera menyiapkan lahan. Minimal satu daerah memiliki satu Sekolah Rakyat,” tegas Lukman saat memberikan keterangan terkini.

Baca Juga :  Ketua Umum DPP BIAS Indonesia Layangkan Surat ke Kecamatan Kresek, Soroti Dugaan Proyek Rabat Beton Asal-Asalan di Desa Renged.

Kabupaten Serang Pimpin Kesiapan Lahan
Dari pemetaan saat ini, Kabupaten Serang menjadi daerah paling progresif dengan menyatakan kesiapan lahan seluas 7 hektare. Meski demikian, Pemprov Banten mendorong standar yang lebih ambisius untuk masa depan.

“Sesuai visi Pak Gubernur, kami menginginkan Sekolah Rakyat yang terintegrasi penuh—mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK dalam satu kawasan. Untuk itu, idealnya dibutuhkan lahan seluas 30 hektare agar seluruh fasilitas penunjang pendidikan dapat berdiri kokoh di satu lokasi yang sama,” tambah Lukman.

Baca Juga :  Kejagung Tahan Eks Mendikbudristek NAM, Terseret Kasus Korupsi Chromebook Rp1,9 Triliun

Target Rampung 2026: Pandeglang dan Lebak Segera Menyusul
Kabar baik juga datang dari wilayah selatan. Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak ditargetkan rampung sepenuhnya pada tahun 2026 ini.

Saat ini, para peserta didik dari Pandeglang sedang menjalani proses pendidikan sementara (sistem titip) di Kota Tangerang Selatan hingga fasilitas fisik di daerah asal mereka siap beroperasi 100 persen. Hal ini dilakukan agar hak pendidikan anak-anak tidak terhenti meski infrastruktur masih dalam tahap penyelesaian.

Baca Juga :  Direktur CBA Soroti PT Genesis Regeneration Smelting Yang Disidak Bupati

Menuju Pemerataan di Seluruh Banten
Saat ini, Sekolah Rakyat telah sukses beroperasi di Kota Serang dan Kota Tangerang Selatan. Fokus selanjutnya adalah mendorong percepatan di wilayah yang belum memiliki fasilitas ini, yaitu Kota Cilegon, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, serta Kabupaten Serang.

Program Sekolah Rakyat bukan sekadar membangun gedung sekolah, melainkan sebuah ekosistem pendidikan terpadu yang dirancang untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) Banten yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing global.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *