GLOBALBANTEN.COM | Jakarta
Maraknya penjual obat golongan G membuat kekhawatiran para orang tua saat ini. Pasalnya obat tersebut seperti Eximer dan Tramadol sangat mudah didapat oleh para remaja. yang sebelumnya hanya ada di toko berkedok kosmetik kini di warung kelontongan penjual sembako pun turut menjualnya demi meraup keuntungan besar namun tidak mengindahkan dampak negatif terhadap masa depan generasi penerus bangsa.(7/4/2025)

Baca Juga :  Komnas HAM Dipersilahkan Mediasi Warga Kampung Bayam Dengan Jakpro

Salah satu diantaranya, Warung Klontongan yang berada ruko jalan raya bunderan Dadap Kamal. yang setiap harinya nyaris pembeli tersebut para remaja.

Salah satu orang tua yang enggan disebutkan namanya merasa khawatir dengan adanya penjual obat golongan G tersebut.

“Hal ini harus ditanggapi serius terkait maraknya peredaran obat-obatan golongan daftar G Karena bisa berdampak buruk bagi generasi penerus bangsa.”imbuhnya kepada wartawan.

Baca Juga :  Sempat Dijebak dan Difitnah Oleh Oknum Polisi, Kini Wartawan Kembalikan Nama Baiknya

Selain itu juga ia berharap, penegak hukum harus secepatnya bertindak tegas jangan sampai para remaja kedepannya menjadi seorang yang memiliki kepribadian buruk dari pengaruh obat tersebut.

“Secara pribadi saya prihatin atas meningkatnya peredaran obat-obatan yang tergolong terlarang itu, apalagi mudah didapat, selain dapat merusak generasi muda tentunya akan berdampak negatif pula pada masyarakat.”tukasnya

Dirinya juga menekankan pentingnya tindakan tegas dari aparat penegak hukum untuk memberantas peredaran obat-obatan ilegal yang bebas dari peredarannya tersebut.

Baca Juga :  Jika Janji Pemerintah Desa Cukanggalih Meleset Warga Ancam Turun Aksi yang Lebih Besar

Diketahui, pengaruh obat daftar G tersebut jika seseorang mengkonsumsinya jangka panjang, orang tersebut jika bertemu dengan orang lain terlihat gelisah dan memiliki halusinasi tinggi dan sering melamun. Bukan cuma itu saja ia pun berbicara sendiri walau tidaj sedang bersama rekan atau bersama orang lain.(Rom)