Mengaku Sudah Tak Terhitung, Seorang Santri Dapatkan Tindakan Asusila di Ruangan Lingkup Pondok Pesantren Modern Bani Tamim

Kamis, 23 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALBANTEN.COM, Tangerang| Tindakan asusila yang mengarah ke perbuatan pelecehan seksual yang dialami oleh DAR 12 tahun di dalam lingkungan Pondok pesantren Modern Bani Tamim yang berlokasi di kampung Etek Desa Sindang Asih Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten Tangerang Banten, ibu korban mengaku bahwa tindakan amoral yang dialami oleh putra pertamanya itu tak terhitung.

Kata UH, korban DAR menerima perlakuan tak senonoh dari terduga pelaku yang berinisial MGA (14) itu, dalam sehari bisa 3 kali dan peristiwa itu terjadi setiap korban mau mandi. Pada saat itu ujar dia, sang predator itu membuntutinya dari belakang. Dan jika korban tidak melayani maka pelaku tidak segan segan melakukan kekerasan fisik.

Baca Juga :  Omzet Miliaran Rupiah Perhari, Polda Banten Ungkap Sindikat Penyuntik LPG Bersubsidi

“Jadi tindakan asusila itu dilakukan saat anak saya mau mandi, dipaksa, kalau nggak dilayani, anak saya dicekik lehernya, kepala ditekan ke bak mandi sampai minum air,” cerita UH saat mendampingi korban melaporkan hal itu ke pihak Kepolisian Polresta Tangerang pada Rabu (22/5/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjutnya, tak tahan atas perlakuan itu, korban DAR kabur dari Ponpesnya dan tak mau lagi untuk kembali serta menceritakan peristiwa tersebut ke keluarganya.

“Anak nggak mau lagi kembali ke Ponpes, ketakutan dan trauma, setelah ditanya oleh keluarga akhirnya cerita semuanya,” terang UH.

Atas peristiwa itu, UH bersama keluarga merasa terpukul dan mencoba melaporkan ke pihak Ponpes Bani Tamim namun slow respon serasa dipingpong bahkan keluarga korban kerap mendapat intimidasi dari pihak pihak yang tak bertanggung jawab.

Baca Juga :  Bantah Adanya Oknum APH Terima Koordinasi Dari Toko Obat Keras Ilegal, Kasat Narkoba Polres Tangerang Selatan: Akan Kami Tindak lanjuti

Meskipun kasus ini dipingpong oleh pondok pesantren seolah olah tak ada tanggung jawab terkait pengawasannya, maka terjadi tanda tangan perjanjian, namun perjanjian tersebut tak sesuai dengan apa yang diharapkan.

“Saya juga keluarga kerap diintimidasi dan intervensi dari pihak pondok pesantren, beginilah, begitulah ditakut takuti agar tidak melaporkan ke Polisi

Diketahui, dampak dari kekerasan fisik dan pelecehan seksual korban mengalami trauma hingga sifat dan prilakunya menjadi murung dan tempramen. Bahkan korban pun mengaku kerap mendapatkan kekerasan fisik.

Baca Juga :  Terkait Dugaan Terjadi Asusila di Ruang Lingkup Pondok Pesantren Modern Bani Tamim, Ini Kata Pihak Ponpes

Pemerhati pendidikan Ahmad Suhud pun meminta pihak Kepolisian Polresta Tangerang untuk segera menindaklanjuti laporan pengaduan pihak keluarga korban pelecehan seksual di Ponpes Modern Bani Tamim.

“Saya berharap pihak Kepolisian Polresta Tangerang untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut, meskipun anak masih dibawah umur namun proses hukum tetap harus berjalan, agar hal serupa tidak terulang, mengingat korban juga masih dibawah umur, jangan sampai mengalami trauma yang berkepanjangan,” tandas Suhud.

Sementara pihak Pondok pesantren Modern Bani Tamim hingga berita ini diunggah masih belum dapat dikonfirmasi, tim awak media akan terus berupaya untuk mendapatkan keterangan secara resmi.

(Zk)

Berita Terkait

Polsek Metro Tanah Abang Ringkus 2 Pelaku Pencuri Motor di Depan Rumah Makan
Polda Metro Jaya Berhasil Ungkap Kasus Judi Online Beromzet Puluhan Miliar
Selain Keberadaannya di RTH, Tumpukan Sampah Yang Bau Di Keluhkan Warga Legok
Lapas Kelas Satu Tangerang Gandeng Kejaksaan Negeri Tangerang Dalam Penanganan Hukum
Praktisi Hukum Pertanyakan dugaan Pengembalian Uang hasil Korupsi ke BPKAD
Hengky dan Hendra,di Duga Memalsukan Surat-Surat Garapan Laut,Negara di Rugikan.
4 Orang Remaja Asal Pakuhaji Tangerang Tega Cabuli Gadis Dibawah Umur
Kapolsek Pasar Kemis Tegasakan Akan Tindak Tegas Pelaku Tawuran

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 17:25 WIB

Polsek Metro Tanah Abang Ringkus 2 Pelaku Pencuri Motor di Depan Rumah Makan

Jumat, 7 Juni 2024 - 12:00 WIB

Polda Metro Jaya Berhasil Ungkap Kasus Judi Online Beromzet Puluhan Miliar

Kamis, 6 Juni 2024 - 12:55 WIB

Selain Keberadaannya di RTH, Tumpukan Sampah Yang Bau Di Keluhkan Warga Legok

Rabu, 5 Juni 2024 - 18:00 WIB

Lapas Kelas Satu Tangerang Gandeng Kejaksaan Negeri Tangerang Dalam Penanganan Hukum

Senin, 3 Juni 2024 - 18:00 WIB

Praktisi Hukum Pertanyakan dugaan Pengembalian Uang hasil Korupsi ke BPKAD

Sabtu, 1 Juni 2024 - 15:55 WIB

Hengky dan Hendra,di Duga Memalsukan Surat-Surat Garapan Laut,Negara di Rugikan.

Sabtu, 1 Juni 2024 - 15:46 WIB

4 Orang Remaja Asal Pakuhaji Tangerang Tega Cabuli Gadis Dibawah Umur

Selasa, 28 Mei 2024 - 23:02 WIB

Kapolsek Pasar Kemis Tegasakan Akan Tindak Tegas Pelaku Tawuran

Berita Terbaru