GLOBALBANTEN.COM, Jepara | Kepolisian Resor (Polres) Jepara bergerak cepat mengusut kasus maut minuman keras (miras) oplosan yang menelan korban jiwa di sebuah kafe semi karaoke, Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji. Hingga hari ini, tercatat 5 warga tewas dan 3 lainnya masih dalam kondisi kritis akibat cairan mematikan tersebut.
Kapolres Jepara melalui Kasi Humas, AKP Dwi Prayitna, mengonfirmasi bahwa penyidik Satreskrim telah memeriksa pemilik kafe berinisial R sejak Selasa (09/02) sore. Selain pemilik tempat, keluarga korban juga mulai dimintai keterangan untuk merangkai kronologi kejadian kelam tersebut.
“Penyidik masih melakukan pengusutan dan pendalaman intensif. Kami telah memasang police line di lokasi kejadian, melakukan olah TKP, dan memastikan kegiatan di sana ditutup total agar insiden serupa tidak terulang,” tegas AKP Dwi Prayitna.
Kesaksian Korban Selamat: Beraroma Wangi Sabun
Fakta mengejutkan muncul dari kesaksian Eko, salah satu pekerja kafe sekaligus korban selamat. Sebelum dilarikan ke rumah sakit, Eko mengungkapkan bahwa miras jenis ‘gingseng’ yang mereka konsumsi bukan diproduksi oleh pemilik kafe, melainkan dibeli dalam bentuk galonan dari pihak luar.
Eko menyadari ada yang janggal pada kiriman miras kali ini. “Kondisinya berbeda dengan sebelumnya, karena beraroma wangi seperti sabun,” ungkapnya. Meski kecurigaan tersebut sempat dilaporkan kepada pemilik usaha, pesta maut tetap berlangsung hingga berujung pada kematian Nur Amin, Soleh, Ari, Kuat, dan Hadi.
Laboratorium Forensik Turun Tangan
Terkait penyebab pasti kematian, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan final. Tim forensik tengah melakukan uji laboratorium terhadap sisa cairan miras oplosan tersebut untuk mengetahui kandungan zat kimia berbahaya di dalamnya.
Sementara itu, tiga korban lainnya hingga kini belum bisa dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan medis intensif dalam kondisi kritis. Kasus ini menjadi alarm keras bagi otoritas setempat untuk memperketat pengawasan terhadap peredaran miras ilegal dan tempat hiburan di wilayah Jepara.(wld)


Tinggalkan Balasan