Searah dengan Sumpah Pemuda, MBG Jadi Gerakan Nasional Generasi Indonesia Bebas Gizi Buruk

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALBANTEN.COM, Jakarta | Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Hariqo Wibawa Satria, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi (MBG) harus berjalan tanpa kesalahan sedikit pun karena menyangkut masa depan generasi muda Indonesia. Ia menyebut program ini wajib menghadirkan “berjuta manfaat” bagi ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, anak PAUD, pelajar, santri hingga para pelaku ekonomi kerakyatan seperti UMKM, petani, peternak, pedagang, nelayan, serta pekebun. Semua itu diyakini sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda yang menggerakkan peran anak muda sebagai fondasi Indonesia Emas.

Pernyataan Hariqo tersebut sejalan dengan pandangan Anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari, yang menilai MBG bukan sekadar agenda pembagian makanan, melainkan gerakan nasional untuk menyiapkan generasi bebas gizi buruk. Ia menegaskan, investasi gizi sejak dini merupakan kunci mewujudkan generasi emas Indonesia tahun 2045.

Baca Juga :  Pengamat Pertanyakan Hasil Studi TOD Terminal Tipe A Poris Plawad

“Program MBG merupakan salah satu investasi jangka panjang demi membentuk generasi muda yang kuat dan sehat. Melalui asupan gizi yang baik dan benar sejak usia dini, kita dapat menekan angka stunting di Indonesia,” ujar Putih Sari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keberhasilan MBG membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah. Peran keluarga serta komunitas menjadi penentu utama anak-anak menerima nutrisi yang layak untuk tumbuh dan berkembang.

“Kesadaran gizi harus dibangun bersama, baik oleh pemerintah, keluarga, maupun masyarakat. Semua pihak punya tanggung jawab memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang cukup agar tumbuh menjadi generasi yang sehat dan produktif,” tambahnya.

Komitmen tersebut diperkuat oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang terus memperluas implementasi MBG hingga ke daerah terpencil di seluruh pelosok Tanah Air. Kolonel Cba Rustandi Wiramanggala dari Sekretariat Deputi Promosi dan Kerja Sama BGN menjelaskan bahwa penerapan konsep Paham Gizi menjadi strategi penting untuk memastikan masyarakat memahami pola makan seimbang setiap hari.

Baca Juga :  Warisan Pembangunan dan Fondasi Ekonomi Kuat, Soeharto Layak Sandang Gelar Pahlawan Nasional

“Ketika masyarakat memahami cara mengatur gizi yang sehat dan benar, kita bersama-sama dapat membangun generasi emas Indonesia. Protein, baik hewani maupun nabati, merupakan komponen penting yang tidak boleh diabaikan dalam tumbuh kembang anak,” tuturnya.

Di tingkat lokal, dukungan antusias juga terlihat dari pemerintah desa. Kepala Desa Dawuan Tengah, Jejen Jaenal Arifin, menyambut MBG sebagai langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ketahanan gizi masyarakat. Ia mengajak warganya untuk memanfaatkan program ini sebaik mungkin.

“Program MBG adalah langkah nyata pemerintah yang harus kita dukung bersama. Masyarakat perlu lebih sadar akan pentingnya asupan gizi anak agar mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat dan cerdas,” katanya.

Baca Juga :  Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Dapat Pujian dan Apresiasi dari Guru Besar dan Ekonom Senior

Program nasional ini turut diperkuat oleh dukungan organisasi sosial dan keagamaan.

Gelombang dukungan lintas sektor ini memberi optimisme bahwa Program Makan Bergizi akan tumbuh sebagai gerakan moral dan sosial nasional yang memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan siap memimpin masa depan. Semangat kebangsaan Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia berada di pundak generasi muda, yang hari ini sedang dibentuk melalui upaya menghapus gizi buruk dari negeri.

Dengan sinergi yang terus diperkuat, MBG diharapkan melaju tanpa kesalahan seperti harapan Hariqo, menghadirkan peluang ekonomi baru bagi masyarakat, sekaligus meneguhkan cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat diraih dari meja makan anak bangsa. ***

[w.R]

Berita Terkait

Integrasi Dua Program, Prabowo-Gibran Bangkitkan Ekonomi Lokal
Sahabat Presisi Apresiasi Survei Kompas, Bukti Reformasi Polri Makin Dirasakan Publik
Soeharto Resmi Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional, Bentuk Apresiasi Sebagai Bapak Pembangunan
Tokoh Muhammadiyah dan NU: Soeharto & Gus Dur Pahlawan Keteladanan Pemimpin Bangsa
Wacana Soeharto Jadi Pahlawan Nasional Menguat, Pengamat: Kita Perlu Dewasa Membaca Sejarah
Warisan Pembangunan dan Fondasi Ekonomi Kuat, Soeharto Layak Sandang Gelar Pahlawan Nasional
Momentum Hari Pahlawan, Tokoh Bangsa Dorong Soeharto Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
Dari Kontroversi Aqua, Terbitlah Maklumat Salemba 2025

Berita Terkait

Sabtu, 15 November 2025 - 20:59 WIB

Integrasi Dua Program, Prabowo-Gibran Bangkitkan Ekonomi Lokal

Jumat, 14 November 2025 - 15:05 WIB

Sahabat Presisi Apresiasi Survei Kompas, Bukti Reformasi Polri Makin Dirasakan Publik

Senin, 10 November 2025 - 16:26 WIB

Soeharto Resmi Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional, Bentuk Apresiasi Sebagai Bapak Pembangunan

Minggu, 9 November 2025 - 22:51 WIB

Tokoh Muhammadiyah dan NU: Soeharto & Gus Dur Pahlawan Keteladanan Pemimpin Bangsa

Sabtu, 8 November 2025 - 16:18 WIB

Wacana Soeharto Jadi Pahlawan Nasional Menguat, Pengamat: Kita Perlu Dewasa Membaca Sejarah

Berita Terbaru

Banten update

Resmob Cipondoh Tangkap Dua Pelaku Sabu di Kontrakan

Kamis, 20 Nov 2025 - 15:02 WIB