Heboh! Pimpinan Pesantren Alugodi Diduga Rudapaksa Santriwati

Kamis, 7 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Illustrasi Rudapaksa

Illustrasi Rudapaksa

Globalbanten.com, Lebak | Kementerian Agama (Kemenag) Lebak menyebut Pondok Pesantren Alugodi di Kecamatan Gunung Kencana, Lebak, tak berizin. Ponpes itu dipimpin oleh MS (37), yang terjerat kasus dugaan pencabulan kepada enam santriwati.

Berdasarkan penelusuran melalui laman Kemenag.go.id, jumlah ponpes di Lebak sebanyak 2.152 lembaga dengan rincian 1.961 lembaga kitab dan 191 lembaga kitab dan satuan pendidikan. Dari ribuan ponpes yang terdaftar, nama Ponpes Alugodi tidak ditemukan.

“Iya, tidak ada izinnya, kami sudah turun ke lokasi kemarin,” kata Kasi Pondok Pesantren Kemenag Lebak Agus Salim saat dimintai konfirmasi, Rabu (6/9/2023).

Agus tidak bisa merinci sudah berapa lama Ponpes Alugodi beroperasi. Pimpinan pondoknya pun tidak pernah mencoba mengajukan izin operasi ke Kemenag Lebak.

“Kami kurang tahu sudah berapa lama beroperasinya karena mengajukan izin saja tidak pernah,” tuturnya.

Agus menerangkan ponpes tersebut hanya ada beberapa bangunan gubuk atau saung yang biasa terlihat di Pondok Salafi kebanyakan di Banten. Bahkan tidak ada papan nama pondok pesantren di sana.

Baca Juga :  Upayakan Stabilkan Harga Beras, Pemprov Banten Gelar Operasi PasarSERANG

“Informasi yang kita dapat, santri di sana tidak banyak, hanya sekitar 20 orang,” jelasnya.

Kemenag Lebak tidak bisa memberi sanksi maupun rekomendasi sanksi terhadap pondok yang tidak terdaftar. Meski begitu, dia mengimbau orang tua untuk berhati-hati ketika memilih pondok pesantren bagi anak-anak.

“Tidak bisa (pemberian sanksi) karena kan tidak terdaftar. Kami hanya bisa memberi imbauan kepada para orang tua ketika mendaftarkan anaknya ke pondok harus jelas pondoknya,” ucapnya.

Sebelumnya, Kemenag Lebak menurunkan tim untuk mengklarifikasi kasus dugaan pencabulan yang terjadi di Ponpes Alugodi, Kecamatan Gunung Kencana. Klarifikasi dilakukan sebelum pemberian sanksi administratif.

Baca Juga :  Polresta Tangerang Gelar Apel Serah Terima untuk Persiapan Operasi Mantab Brata (OMB)

“Kita nggak bisa langsung cabut gitu (izin operasional). Makanya kami mau mengklarifikasi dulu ke sana,” kata Kepala Kemenag Lebak Badrussalam, Senin (4/9).

Kata Badru, sanksi administratif bisa diterapkan kepada ponpes yang melanggar aturan. Apalagi, lanjut Badru, kasusnya mencemari citra ponpes.

“Sanksi tegas akan kita berikan karena perilaku ini sudah sangat mengotori citra pondok pesantren yang seharusnya memberikan, menjadi tempat menimba ilmu agama,” jelasnya.

Berita Terkait

Upayakan Stabilkan Harga Beras, Pemprov Banten Gelar Operasi PasarSERANG
Pasar Anyar Selatan Segera Siap Tampung Pedagang
Mau Daftar Jadi Walikota, Ini Syarat dan Tahapannya
SMA 22 Hentikan Sementara Pungutan Liar Ke Wali Murid, Ada Apa?
Kontroversi Pembiayaan di SMA Negeri: Pungutan Tambahan kepada Orang Tua Murid Menuai Kritik
Punguan Nababan Parholong Fasilitasi Diklat Tata Cara Pernikahan Adat Toba
Soal Harga Beras Mahal, Kapolres Serang Sebut ada Indikator Spekulan Penimbun Beras
Audiensi Dugaan Perselingkuhan ASN Di DP3AP2KB Lebak, Ada Perbedaan Penafsiran Soal Status “NS” Ormas GAIB Tindaklanjuti Hasil Audiensi.
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:21 WIB

Upayakan Stabilkan Harga Beras, Pemprov Banten Gelar Operasi PasarSERANG

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:03 WIB

Pasar Anyar Selatan Segera Siap Tampung Pedagang

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:02 WIB

Mau Daftar Jadi Walikota, Ini Syarat dan Tahapannya

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:32 WIB

SMA 22 Hentikan Sementara Pungutan Liar Ke Wali Murid, Ada Apa?

Senin, 26 Februari 2024 - 18:34 WIB

Kontroversi Pembiayaan di SMA Negeri: Pungutan Tambahan kepada Orang Tua Murid Menuai Kritik

Senin, 26 Februari 2024 - 17:08 WIB

Punguan Nababan Parholong Fasilitasi Diklat Tata Cara Pernikahan Adat Toba

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:41 WIB

Soal Harga Beras Mahal, Kapolres Serang Sebut ada Indikator Spekulan Penimbun Beras

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:39 WIB

Audiensi Dugaan Perselingkuhan ASN Di DP3AP2KB Lebak, Ada Perbedaan Penafsiran Soal Status “NS” Ormas GAIB Tindaklanjuti Hasil Audiensi.

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Di duga banyaknya mafia solar berkeliaran di Kota tangerang

Selasa, 5 Mar 2024 - 16:38 WIB

Olah Raga

SIP Angkatan 52 Polda Banten Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani

Selasa, 5 Mar 2024 - 14:47 WIB

Pemerintahan

Pj Bupati Tangerang Apresiasi Pol PP, Linmas dan Damkar

Senin, 4 Mar 2024 - 21:53 WIB

Pemerintahan

Kepala Lapas Tangerang Bantah Adanya Dugaan Sewa Kamar Penjara

Senin, 4 Mar 2024 - 19:14 WIB