Globalbanten.com | Kabupaten tangerang
Sebanyak 755 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, menerima Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) 2024 Program Pemerintah Pusat. Sabtu (2/3/2024)

Pelaksanaan pembagian bantuan beras dilaksanakan di halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Gatra, Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji. Bantuan pangan CBP tersebut berupa beras sebanyak 10 kg dan diterima langsung oleh KPM.

“hari ini, sebanyak 755 KPM desa Kohod menerima bantuan pangan CBP 2024. Harapannya dapat mengurangi beban masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok, terutama beras,” ungkap Kepala Desa Kohod Arsin bin Asip saat diminta keterangan di sela Kegiatannya.

Baca Juga :  DPM Universitas Yatsi Madani Kunjungi Kantor DPD GWI Banten, Bahas Pelatihan Jurnalistik untuk Mahasiswa

Ia juga mengungkapkan, bahwa setiap sasaran program menerima bantuan beras seberat 10 kilogram, sehingga dengan jumlah 755 KPM di Desa Kohod, total 7.550 kilogram beras cadangan pangan berhasil didistribusikan.

“Ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk membantu KPM mengatasi kesulitan ekonomi, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti beras,” ungkapnya.

Baca Juga :  Literasi Media untuk Pelajar, PWI Kabupaten Tangerang Goes To School SMKN 5 Kabupaten Tangerang

Sementara itu, Babinsa Desa Kohod dari Koramil 01/Teluknaga Serda Sumono mengatakan, pendistribusian beras 10 kg kepada masyarakat desa Kohod, merupakan bantuan CBP program dari pemerintah pusat.

“Ini awal pertama Babinsa dilibatkan untuk pembagian langsung pembagian pangan dari pemerintah pusat,” imbuhnya.

Warga Kohod, Apsa menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diterimanya. Dengan harga beras yang terus melambung, mencapai Rp.16.500 per kilogram, bantuan 10 kilogram beras tersebut dianggap sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan makan keluarganya.

Baca Juga :  ‎Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Tangerang: Pancasila Perekat Bangsa dan Pedoman Hidup‎

“Alhamdulillah saya senang sekali dapat beras 10 Kg, bisa untuk makan keluarga saya,” ujar Apsa dengan wajah penuh senyum.

Menurutnya, program penyaluran bantuan pangan tersebut bukan hanya sekedar pemberian, melainkan juga bentuk kepedulian sosial pemerintah terhadap masyarakatnya. (Rom)