Kompolnas Tegaskan Polisi Terlibat Terorisme Ancamannya Hukuman Mati

Minggu, 20 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto (Globalbanten.com)

Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto (Globalbanten.com)

Jakarta, Globalbanten.com | Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menegaskan anggota Polri yang terlibat jaringan terorisme terancam hukuman mati dan dipecat atau pemberhentian tidak dengan hormat. 

“Sanksinya, tentunya sangat berat untuk pidananya sendiri ancamannya Undang-Undang Terorisme itu sampai dengan hukuman mati. Kemudian untuk etiknya sekian kasus semua pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Jadi semua maksimal ya,” kata Ketua Harian Kompolnas, Benny J Marmoto kepada awak media di Universitas Indonesia (UI), Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (19/8/2023).

Pernyataan ini disampaikan Benny Mamoto terkait penetapan tersangka terhadap tiga anggota Polri yang terlibat bisnis senjata api (senpi) ilegal. Benny Mamoto mengatakan ketiga anggota Polri itu dapat dijerat UU Terorisme jika nantinya terbukti bisnis senpi ilegal mereka dijual ke jaringan teroris. Hal ini karena ketiga polisi itu dinilai turut membantu jaringan teroris.

“Ketika anggota terbukti dia menjual kepada teroris, meskipun dia tidak tahu bahwa yang bersangkutan teroris, tetapi ketika nanti terbukti seperti itu, maka dia bisa ditarik bahwa dia ikut membantu,” ujar Benny.

Benny menyampaikan jaringan teroris akan selalu mencari celah kesempatan yang ada. Mereka akan mencari sumber penyelundupan senjata baik dari masyarakat maupun aparat. 

Baca Juga :  Selama Bulan Suci Ramadhan 1445 H/2024 M, Kapolres Imbau Warga Tidak SOTR dan Nyalakan Petasan di Tangerang

Benny menekankan, anggota Polri seharusnya menyadari tindakan yang melawan hukum. Bisnis senpi ilegal akan membuka celah terjadinya tindak kejahatan.

“Anggota harusnya tahu dan sadar. Ketika senjata ilegal itu dijual potensial akan digunakan untuk melakukan kejahatan oleh siapa pun, termasuk teroris,” terangnya.Menurut Benny, penangkapan dan penetapan tersangka terhadap tiga polisi menjadi momentum yang tepat bagi Polri untuk berbenah dan mengingatkan anggotanya agar tidak terlibat urusan bisnis senpi.

Berdasarkan konferensi pers dari Dirreskrimum Polda Metro Jaya, ketiga anggota Polri memiliki bisnis senpi ilegal. Namun, ketiganya disebut tidak terkait dengan jaringan teroris.

Baca Juga :  KTT AIS Forum Bertujuan Untuk Membahas Tantangan & Permasalahan Global

“Jadi sejauh ini pembuktiannya itu tidak terkait karena ini semata-mata dia membeli dari modifikator, semata-mata untuk hobi untuk koleksi pribadi dan sebagainya. Tetapi kalau nanti di kemudian hari, ada bukti-bukti lain yang menunjukkan adanya keterkaitan tinggal nanti dari aparat akan meng-update informasinya,” paparnya.

Benny menekankan, ketiga polisi itu dapat dijerat UU Terorisme jika terbukti menjual senpi ke jaringan teroris.

“Nanti kalau terbukti bahwa mereka menjual ke teroris ini tentunya bisa dikenakan UU Terorisme,” tegas Benny.

Sumber Berita : beritasatu.com

Berita Terkait

Sadis, Suami di Solear Sayat Istrinya Hingga Berlumuran Darah
28 Advokat Peradi Nusantara Di Sumpah di Pengadilan Tinggi Banten.
Polisi Dalami Kasus Anak Bunuh Ayah di Tangerang, Pelaku Diduga Mengalami Gangguan Kejiwaan
Ditresnarkoba Polda Banten Berhasil Menangkap Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkoba
Dua Pria Diserahkan Warga ke Polisi Beli Rokok Mengunakan Uang Palsu
Kejaksaan Tinggi Banten Tangkap 1Tersangka Korupsi Pembebasan Lahan
RUU Penyiaran Usulkan Pelarangan Jurnalisme Investigatif, Pengamat Anggap Langkah Mundur Demokrasi
Polisi Berhasil Tangkap Pencuri Uang Rp52 Juta Milik Pedagang Sembako di Sepatan, Tangerang

Berita Terkait

Minggu, 19 Mei 2024 - 16:37 WIB

Sadis, Suami di Solear Sayat Istrinya Hingga Berlumuran Darah

Sabtu, 18 Mei 2024 - 12:11 WIB

28 Advokat Peradi Nusantara Di Sumpah di Pengadilan Tinggi Banten.

Jumat, 17 Mei 2024 - 16:01 WIB

Polisi Dalami Kasus Anak Bunuh Ayah di Tangerang, Pelaku Diduga Mengalami Gangguan Kejiwaan

Kamis, 16 Mei 2024 - 17:28 WIB

Ditresnarkoba Polda Banten Berhasil Menangkap Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkoba

Rabu, 15 Mei 2024 - 19:59 WIB

Dua Pria Diserahkan Warga ke Polisi Beli Rokok Mengunakan Uang Palsu

Rabu, 15 Mei 2024 - 12:44 WIB

Kejaksaan Tinggi Banten Tangkap 1Tersangka Korupsi Pembebasan Lahan

Senin, 13 Mei 2024 - 12:02 WIB

RUU Penyiaran Usulkan Pelarangan Jurnalisme Investigatif, Pengamat Anggap Langkah Mundur Demokrasi

Sabtu, 11 Mei 2024 - 18:54 WIB

Polisi Berhasil Tangkap Pencuri Uang Rp52 Juta Milik Pedagang Sembako di Sepatan, Tangerang

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Sadis, Suami di Solear Sayat Istrinya Hingga Berlumuran Darah

Minggu, 19 Mei 2024 - 16:37 WIB