Korupsi DD, Mantan Pjs Kades di Kecamatan Solear Divonis 2,6 Tahun Penjara

Sabtu, 4 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALBANTEN.COM, Tangerang| Mantan Pjs Kepala Desa Pasanggarahan Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang Banten berinisial DS divonis 2,6 tahun penjara. Diketahui DS dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi dana desa dengan kerugian negara senilai 402 juta rupiah.

DS divonis di Pengadilan Tipikor Serang pada Kamis (2/5/2024) kemarin. Vonis tersebut sama dengan tuntutan dari JPU Kejari Kabupaten Tangerang pada sidang sebelumnya.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan,” kata ketua majelis hakim Arief Adikusumo.

Selain pidana penjara, DS juga dikenakan pidana denda sebesar 100 juta rupiah subsidair 4 bulan penjara dan pidana Uang Pengganti (UP) sebesar Rp402 juta yang apabila tidak dibayar maka harta bendanya disita serta apabila masih tidak mencukupi maka diganti pidana kurungan selama 1 tahun 3 bulan.

DS terbukti melanggar Pasal 3 Undang-Undang Tipikor sebagaimana dakwaan subsidair, adapun hal yang meringankan yaitu dirinya memiliki tanggungan anak dan istri, sedangkan hal memberatkan yaitu perbuatannya tidak sejalan dengan program pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

Baca Juga :  Wow!! Aneh Selama Puluhan Tahun beroperasi sebuah gudang Rokok di Tangerang di Duga Tak Kantongi Izin Resmi.

Diketahui sebelumnya, Korupsi yang dilakukan oleh DS yakni penyelewengan dana desa untuk pembangunan fisik di 16 titik. DS juga terbukti tidak menyalurkan dana pemberdayaan masyarakat berupa bantuan tunai (BLT) sebanyak 2 tahap.

Dana yang dikorupsi DS berasal dari APBDes tahun anggaran 2021 yang sudah dicairkan sebesar 3,5 miliar rupiah. APBDes itu merupakan campuran dari dana desa, bagi hasil pajak dan retribusi daerah, alokasi dana desa, bantuan keuangan provinsi (Banprov) dan bantuan Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  PEMKOT TANGERANG GRATISKAN 146 SD DAN SMP SWASTA DI KOTA TANGERANG!

Terpisah, ketua forum RT RW perumahaTaman Kirana Batara Bambang Hermanto membenarkan putusan pengadilan Tipikor tersebut.

“Iya betul, itu kalau dikembalikan semua hasil korupsinya. Kalau nggak bisa kembalikan diganti kurungan badan selama 2,5 tahun. Jadi total 5 tahun itu kalau nggak bisa kembalikan uang Negara,” ujar Bambang saat dikonfirmasi usai mendengarkan putusan tersebut.

(Zk)

Berita Terkait

Dinilai Lebih Paham Persoalan, Helmy Halim Cocok Pimpin Kota Tangerang
28 Advokat Peradi Nusantara Di Sumpah di Pengadilan Tinggi Banten.
Warga Citamiang Sukabumi Terima Nasi Kotak di Jum’at Berbagi Polisi
Pj Bupati Resmikan Puskesmas Kelapa Dua
Harapan Kasat Reskrim Polresta Tangerang: Operasi Pekat Maung 2024 Ciptakan Lingkungan Lebih Aman
Pemkab. Tangerang Meriahkan Pawai Mobil Hias HUT Ke-44 Dekranas Solo
Sekda Hadiri Grand Opening Tanri Abeng University
Pemkab Tangerang Raih Opini WTP Ke 16 Kali Berturut-turut

Berita Terkait

Senin, 20 Mei 2024 - 10:31 WIB

Dinilai Lebih Paham Persoalan, Helmy Halim Cocok Pimpin Kota Tangerang

Sabtu, 18 Mei 2024 - 12:11 WIB

28 Advokat Peradi Nusantara Di Sumpah di Pengadilan Tinggi Banten.

Jumat, 17 Mei 2024 - 17:25 WIB

Warga Citamiang Sukabumi Terima Nasi Kotak di Jum’at Berbagi Polisi

Jumat, 17 Mei 2024 - 16:42 WIB

Pj Bupati Resmikan Puskesmas Kelapa Dua

Kamis, 16 Mei 2024 - 17:30 WIB

Harapan Kasat Reskrim Polresta Tangerang: Operasi Pekat Maung 2024 Ciptakan Lingkungan Lebih Aman

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:33 WIB

Pemkab. Tangerang Meriahkan Pawai Mobil Hias HUT Ke-44 Dekranas Solo

Rabu, 15 Mei 2024 - 19:55 WIB

Sekda Hadiri Grand Opening Tanri Abeng University

Rabu, 15 Mei 2024 - 12:47 WIB

Pemkab Tangerang Raih Opini WTP Ke 16 Kali Berturut-turut

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Sadis, Suami di Solear Sayat Istrinya Hingga Berlumuran Darah

Minggu, 19 Mei 2024 - 16:37 WIB