GLOBALBANTEN.COM, Tangerang | Sebuah Gudang di kawasan pergudangan Dadap Indah diduga menjadi tempat penyimpanan dan distribusi barang Kitchen Whare atau perabotan dapur non SNI.pada Senin (20/4/2026)

Hal tersebut menyusul informasi dari seorang narasumber yang mengatakan bahwa lokasi tersebut terdapat barang barang dari luar negeri yang tidak SNI,

” Itu gudang perabotan seperti panci, teflon dan lainnya, ada barang yang non SNI , ungkap narasumber

Lebih jauh kecurigaan narasumber makin menguat ketika suatu waktu terdapat sidak oleh pihak perindustrian dan perdagangan di kawasan pergudangan tersebut, nsmun gudang tersebut selalu tutup atau tidak beroperasi

Baca Juga :  Polsek Pinang Tangkap 9 Remaja Hendak Tawuran, 7 Sajam Ikut Diamankan

” Belum pernah ( terkena sidak ) soalnya setiap ada informasi sidak pasti langsung tutup seperti ada yang ngebocorin” ungkapnya dalam perbincangan

Sementara itu, ketika tim investigasi mencoba mendatangi lokasi gudang tersebut sebagai langkah konfirmasi dan menguji informasi team ditemui seorang pria mengaku bernama Edi.

Baca Juga :  Peredaran Obat Keras Golongan G Menjamur di Jakarta Utara, Miris..... Terkesan Tutup Mata.

Edi yang digadang gadang adalah pengurus gudang tersebut ketika bertemu tim investigasi sempat berargumentasi seakan menutupi apa yang sebenernya ada didalam gudang tersebut.

Team Investigasi yang bertugas Putra Sitompul mengatakan seorang pria yang bernama Edi tersebut terkesan menakuti team dengan menelpon seorang anggota polisi dari Kepolisian Resort Kota Tangerang, yang belum diketahui siapa namanya dan Edi juga mengatakan bahwa pihaknya juga ada orang Polda ( Red-)

Baca Juga :  18 Pelaku Jaringan Narkotika Dibekuk Polres Serang dalam Sebulan Terakhir

” Pada saat ditemui seorang yang mengaku bernama Edi kerap mengajak berargumentasi dan secara tidak langsung bermaksud menakuti tim yang bertugas dengan cara menelpon Seorang anggota Polisi dari Polres Tangerang Kota” ungkap putra

Saya juga ada orang Polda , mau saya telpon ?? Kata putra menirukan bicara edi

Sementara itu Kapolres metro Tangerang kota di konfirmas terkait dugaan keterlibatan anggotanya pada usaha tersebut, belum memberikan jawaban tandasnya”(Rom)