Terkesan Kebal Hukum,Sebuah Toko di Duga Menjual Obat Keras Secara Ilegal di Wilayah Hukum Polsek Kalideres

Senin, 4 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalbanten.com | Jakarta
Semakin maraknya peredaran obat keras golongan G sangat mengkhawatirkan,dan terkesan ada pembiaran dari aparat penegak hukum,hal itu menimbulkan kecurigaan dari berbagai kalangan di masyarakat.

Seperti hal nya yang terpantau,salah satu toko yang berada di Ahmad Aseni Raya No.10 RT.10/RW 8 Semanan, Kecamatan Kalideres , Jakarta Barat.senin (4/3/2024.)

Saat di wawancara oleh salah satu awak media,penjaga yang enggan menyebutkan namanya itu mengaku bekerja dari pagi sampai dengan malam dengan gaji bulanan,serta uang makan harian sebesar seratus ribu rupiah.

“Cuma dua jenis bang yang kita jual Exymer dan Tramadol,kalau untuk omset ya ga perlu saya sebutkan”ucapnya dengan nada angkuh.

Baca Juga :  Terjadi di Sekolah Internasional di Tangsel

Lebih lanjut sang penjaga toko obat keras golongan G itu mengakui bahwa ia hanya menjual dua jenis obat di antara nya Exymer dan tramadol.

“tokonya satu ini bang,ada dua jenis yang di jual Exymer dan tramadol”imbuhnya.

Saat akan di konfirmasi lebih lanjut, oknum penjaga tersebut terkesan tidak terima dengan menanyakan legalitas dan maksud kedatangan beberapa awak media di toko nya itu.

Baca Juga :  Tragedi di Kampung Cigarukgak: Pasutri Lansia Ditemukan Meninggal Dunia

“abang darimana,tujuan datang ke toko saya mau apa,gak perlu tau lah siapa Bos saya”tutup nya.

Hingga berita ini di terbitkan pihak terkait belum terkonfirmasi (Rom)

Berita Terkait

Gandeng BNN, Polri, dan TNI, Lapas Pemuda Tangerang Gelar Razia Serentak Blok Hunian Warga Binaan Pemasyarakatan
Mengupas Fenomena Politik di Indonesia: Perjalanan Partai Golkar dan Tantangan Demokrasi
Ahmad Suhud Selaku Direktur Eksekutif Lembaga BP2A2N, Apresiasi Pernyataan Tegas Kapolda Banten Dalam Menertibkan Bank Emok di Banten
Polri Kerahkan 2 Helikopter Jadi Ambulans Udara saat Arus Mudik dan Balik Lebaran
FPRMI Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Kebersamaan dan Silaturahmi
Dewan Pengurus LSM KPKB Laporkan Dugaan Korupsi Alat Pertanian di Banten
Peredaran Obat Keras Golongan G Menjamur di Jakarta Utara, Miris….. Terkesan Tutup Mata.
Toko Berkode “BURHAN” Dibeberapa Titik di Bandung Tanpa Tesentuh Hukum, Diduga Masih Exis Menjual Obat Keras Golongan G

Berita Terkait

Sabtu, 6 April 2024 - 12:57 WIB

Gandeng BNN, Polri, dan TNI, Lapas Pemuda Tangerang Gelar Razia Serentak Blok Hunian Warga Binaan Pemasyarakatan

Sabtu, 6 April 2024 - 12:44 WIB

Mengupas Fenomena Politik di Indonesia: Perjalanan Partai Golkar dan Tantangan Demokrasi

Jumat, 5 April 2024 - 19:58 WIB

Ahmad Suhud Selaku Direktur Eksekutif Lembaga BP2A2N, Apresiasi Pernyataan Tegas Kapolda Banten Dalam Menertibkan Bank Emok di Banten

Kamis, 4 April 2024 - 13:11 WIB

Polri Kerahkan 2 Helikopter Jadi Ambulans Udara saat Arus Mudik dan Balik Lebaran

Kamis, 4 April 2024 - 07:12 WIB

FPRMI Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Kebersamaan dan Silaturahmi

Selasa, 2 April 2024 - 20:56 WIB

Dewan Pengurus LSM KPKB Laporkan Dugaan Korupsi Alat Pertanian di Banten

Selasa, 2 April 2024 - 20:53 WIB

Peredaran Obat Keras Golongan G Menjamur di Jakarta Utara, Miris….. Terkesan Tutup Mata.

Selasa, 2 April 2024 - 15:44 WIB

Toko Berkode “BURHAN” Dibeberapa Titik di Bandung Tanpa Tesentuh Hukum, Diduga Masih Exis Menjual Obat Keras Golongan G

Berita Terbaru