GLOBALBANTEN.COM |Tangerang
Warga keluhkan pemasangan tiang listrik milik PLN untuk kepentingan pengembang perumahan di Kp. Pelonco Desa Rawaboni kecamatan Pakuhaji. Rabu (12/3/2025)

Pasalnya pemasangan tiang listrik terlalu dekat dengan bahu jalan dan saluran air, karena bisa berdampak kurang baik sehingga dapat membahayakan pengguna jalan, seperti pengendara roda dua dan empat. Tiang listrik yang rebah dapat jatuh ke jalan raya. 

Baca Juga :  Dalam Rangka Kesiapan Dalam Menyukseskan Pemilu 2024, Kejaksaan Kota Tangerang Gelar Apel Siaga

Salah satu warga merasa takut dengan adanya pemasangan tiang listrik terlalu dekat dengan bahu jalan dan saluran irigasi yang bisa menimbulkan rasa kekhawatiran.

“Seharusnya ada sosialisasi dan menganalisa terlebih dahulu dampak yang akan terjadi sebelum dipasang tiangnya, biar kita tidak membahayakan keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar,”

Baca Juga :  Patut di Apresiasi, Warga Sawangan Depok Ciptakan Alat Foging Sendiri

Ia berharap pihak PLN dan pengembang segera meninjau ulang pemasangan tersebut dan memindahkan tiang yang terlalu dekat dengan bahu jalan dan saluran irigasi.

“Saya ingin pemasangan tiang ini diselesaikan dengan baik dan berharap kepada pihak PLN maupun pengembang segera turun tangan untuk memindahkan tiang tersebut,” pungkasnya.

Dampak tiang listrik dekat jalan raya

Baca Juga :  Operasi Razia Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Dan Dinas Sosial Kota Tangerang 10 Orang Terjaring

Tiang listrik yang rebah dapat membahayakan pengguna jalan 

Tiang listrik yang berada di tengah jalan raya dapat membahayakan pengendara 

Tiang listrik yang miring dapat disebabkan oleh gaya mekanis pada tiang, seperti berat penghantar dan gaya tarik tiang 

Jarak aman antara tiang listrik dengan permukaan jalan raya adalah minimal 6 meter. (Rom)