GLOBALBANTEN.COM |Tangerang
Warga keluhkan pemasangan tiang listrik milik PLN untuk kepentingan pengembang perumahan di Kp. Pelonco Desa Rawaboni kecamatan Pakuhaji. Rabu (12/3/2025)

Pasalnya pemasangan tiang listrik terlalu dekat dengan bahu jalan dan saluran air, karena bisa berdampak kurang baik sehingga dapat membahayakan pengguna jalan, seperti pengendara roda dua dan empat. Tiang listrik yang rebah dapat jatuh ke jalan raya. 

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, RSUD Kota Tangerang Tanda Tangani Kerjasama Dengan JNE

Salah satu warga merasa takut dengan adanya pemasangan tiang listrik terlalu dekat dengan bahu jalan dan saluran irigasi yang bisa menimbulkan rasa kekhawatiran.

“Seharusnya ada sosialisasi dan menganalisa terlebih dahulu dampak yang akan terjadi sebelum dipasang tiangnya, biar kita tidak membahayakan keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar,”

Baca Juga :  Sambang Ponpes Daarul Anshor di Pakuhaji, Kapolres Metro Tangerang Kota Minta Doa dan Dukungan Polri Untuk Masyarakat

Ia berharap pihak PLN dan pengembang segera meninjau ulang pemasangan tersebut dan memindahkan tiang yang terlalu dekat dengan bahu jalan dan saluran irigasi.

“Saya ingin pemasangan tiang ini diselesaikan dengan baik dan berharap kepada pihak PLN maupun pengembang segera turun tangan untuk memindahkan tiang tersebut,” pungkasnya.

Dampak tiang listrik dekat jalan raya

Baca Juga :  Identitas Mayat yang Ditemukan di Pantai Ceorocoh Domas Kecamatan Pontang Akhirnya Terungkap

Tiang listrik yang rebah dapat membahayakan pengguna jalan 

Tiang listrik yang berada di tengah jalan raya dapat membahayakan pengendara 

Tiang listrik yang miring dapat disebabkan oleh gaya mekanis pada tiang, seperti berat penghantar dan gaya tarik tiang 

Jarak aman antara tiang listrik dengan permukaan jalan raya adalah minimal 6 meter. (Rom)