GLOBALBANTEN.COM | Presiden Prabowo Subianto mendorong kerja sama strategis antara Temasek Holdings, perusahaan investasi milik negara Singapura, dan Danantara, sovereign wealth fund (SWF) Indonesia, guna memperkuat kolaborasi di sektor energi hijau dan pengembangan kawasan industri berkelanjutan.

Dorongan ini disampaikan dalam pertemuan bilateral tingkat tinggi Leaders’ Retreat antara Indonesia dan Singapura yang digelar di Parliament House, Singapura, beberapa waktu lalu.

“Kami menantikan kolaborasi erat antara Temasek dan Danantara, khususnya di sektor energi terbarukan, kawasan industri berkelanjutan, serta pengembangan wilayah Batam, Bintan, dan Karimun dalam sektor energi rendah karbon dan infrastruktur penting,” ujar Presiden Prabowo.

Baca Juga :  Penuh Drama Kecurangan di Laga Piala Asia U-23 2024, Netizen Indonesia Serbu Akun Instagram Wasit Nasrullo Kabirov

Danantara, yang baru saja diluncurkan sebagai dana abadi strategis milik Indonesia, disebut Kepala Negara sebagai “energi masa depan Indonesia”.

Dana ini dirancang untuk mendorong investasi jangka panjang yang mendukung generasi mendatang, terutama di sektor transisi energi bersih dan pembangunan kawasan industri hijau.

Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasinya atas kontribusi besar Singapura terhadap investasi langsung di Indonesia. Sepanjang tahun lalu, Singapura menyumbang sekitar sepertiga dari total Foreign Direct Investment (FDI) ke Indonesia.

Baca Juga :  Survei Index Politica: 91,5% Publik Tolak Rangkap Jabatan Pejabat Negara

“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami. Kami berkomitmen memperkuat kolaborasi dan kemitraan ini lebih jauh lagi,” tuturnya.

Kepala Negara juga mendapat kehormatan menamai anggrek spesial dengan nama ibundanya, sebagai bentuk penghormatan terhadap kasih sayang seorang ibu.

“Saya belajar dari Singapura dan menurut saya Singapura telah memulai banyak kebijakan yang berhasil,” ucap Prabowo.

Baca Juga :  Gempa Banten Magnitudo 5,7 Terasa Hingga Tangerang dan Jakarta

Sebelumnya, CEO Danantara, Rosan Roeslani menegaskan komitmen pihaknya dalam mempercepat proyek waste to energy.

“Dan kami juga tidak berinvestasi sendiri, kami juga akan mengajak dunia swasta untuk berinvestasi bersama dengan Danantara di Waste to Energy ini,” jelas Rosan.

Melalui kolaborasi lintas negara dan sektor, Danantara diharapkan mampu menciptakan investasi strategis sekaligus membuka ribuan lapangan kerja masa depan yang hijau dan berkelanjutan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *