Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi Dapat Mengatasi Masalah Sampah di Kota dan Kabupaten Tangerang

Sabtu, 11 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalbanten l Wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan sebagai wilayah Urban yang padat penduduk tentu tidak memiliki lahan yang cukup jika masih melakukan pengolahan sampah dengan cara menimbun secara konvensional.

Berbeda halnya dengan wilayah Kabupaten Tangerang yang di dominasi wilayah perdesaan, dimana sampah dari masing-masing individu dikelola sendiri. Namun praktik pengelolaan sendiri ini tidak terlepas dari pembakaran atau penghanyutan ke sungai yang jelas melanggar aturan.

Dalam hal ini Pemerintah Daerah dituntut untuk bisa membuat suatu inovasi pengolahan sampah berbasis teknologi yang bermuara pada konsep Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau penguraian dengan menggunakan maggot sehingga dapat menjadi pakan bagi hewan ternak.

Namun pada praktiknya, persoalan ijin dalam pembentukan PLTSa ini tidak mudah. Padahal Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan ikut menyaksikan kerjasama pembangunan PLTSa antara Kota Tangerang dengan PT. Oligo Infrastruktur Indonesia pada Maret 2022, dan mengatakan akan membantu perijinan hingga pendanaan. Namun kenyataannya sampai saat ini PLTSa di Kota Tangerang tidak kunjung berdiri.

“Kami melihat dengan data empiris bahwa birokrasi perijinan ini sangat rumit, padahal pemerintah pusat sudah mengatakan akan mempermudah, namun kenyataannya kesulitan,” ungkap Aktivis Saipul Basri.

Lanjutnya, kalau memang kontrak dengan PT Oligo ini tak jelas dan bahkan secara hitungan tidak menguntungkan dan malah bakal membebani APBD Kota Tangerang, maka perlu ditinjau ulang.

Baca Juga :  Momentum Puncak Peringatan Hari Pers Nasional 2024: Jokowi Tekan Perpres Publisher Rights untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

“Kalau hanya ujungnya membebani APBD , mending ditinjau ulang kontrak dengan Oligo, atau apalah bahasanya. Ketimbang ada kontrak tapi tak jelas. Ini seperti pemerintah pusat maksain kelihatannya. Mending Kelola sendiri, kalau tidak salah dulu kalau tidak salah mau ngelola sendiri gembar-gembor pakai teknologi RDF (Reduse Derived Fuel) yg murah malah,” ujar Pria yang disapa Bung Marcel ini.

Diketahui, Pemerintah Pusat mengadakan program percontohan nasional dalam hal pembuatan PLTSa. Dalam program ini, di pilih 12 Kota di Indonesia dengan tingkat kepadatan penduduk, peluang investasi, serta tingkat penghasil sampah diatas 1.000 ton/hari, sehingga Kota Tangerang dan Tangsel menjadi salah satu pilihan. Namun kenyataannya sampai saat ini baru 4 Kota di Indonesia yang berhasil menjalankan program tersebut.

Baca Juga :  DPD PPNI Kota Tangerang Periode 2023-2028 akan Menggelar Proses Pelantikan

“Dari sisi Pemerintah Kota, kami sudah menyiapkan segala yang dibutuhkan. Saat ini kami menunggu dari pihak PT. Oligo. Menurut hasil pertemuan terakhir, jika seluruh mekanisme perijinan bisa di kantongi PT. Oligo, program ini dapat dimulai Juni 2024,” ujar SekDis LH Kota Tangerang ini, Dadang Basuki.

Berita Terkait

Sekda Minta Para RT dan RW Layani Masyarakat Dengan Sepenuh Hati
Harga Beras Meroket Mendekati Bulan Ramadhan
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Optimistis Pembangunan Pabrik Smelter Freeport di Gresik Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Soal Harga Beras Mahal, Kapolres Serang Sebut ada Indikator Spekulan Penimbun Beras
Audiensi Dugaan Perselingkuhan ASN Di DP3AP2KB Lebak, Ada Perbedaan Penafsiran Soal Status “NS” Ormas GAIB Tindaklanjuti Hasil Audiensi.
Pengamat Pertanyakan Hasil Studi TOD Terminal Tipe A Poris Plawad
Jurnalis di Tuba ditusuk OTK mohon Kepolisian Tangkap Pelaku
Stabilisasi Harga, Pemkot Tangerang Jual Ratusan Ton Beras SPHP
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Februari 2024 - 22:20 WIB

Sekda Minta Para RT dan RW Layani Masyarakat Dengan Sepenuh Hati

Minggu, 25 Februari 2024 - 22:16 WIB

Harga Beras Meroket Mendekati Bulan Ramadhan

Sabtu, 24 Februari 2024 - 09:05 WIB

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Optimistis Pembangunan Pabrik Smelter Freeport di Gresik Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:41 WIB

Soal Harga Beras Mahal, Kapolres Serang Sebut ada Indikator Spekulan Penimbun Beras

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:39 WIB

Audiensi Dugaan Perselingkuhan ASN Di DP3AP2KB Lebak, Ada Perbedaan Penafsiran Soal Status “NS” Ormas GAIB Tindaklanjuti Hasil Audiensi.

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:45 WIB

Pengamat Pertanyakan Hasil Studi TOD Terminal Tipe A Poris Plawad

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:22 WIB

Jurnalis di Tuba ditusuk OTK mohon Kepolisian Tangkap Pelaku

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:52 WIB

Stabilisasi Harga, Pemkot Tangerang Jual Ratusan Ton Beras SPHP

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sekda Minta Para RT dan RW Layani Masyarakat Dengan Sepenuh Hati

Minggu, 25 Feb 2024 - 22:20 WIB

Daerah

Harga Beras Meroket Mendekati Bulan Ramadhan

Minggu, 25 Feb 2024 - 22:16 WIB

Sosialisasi

Mobil Terbang Vela Alpha Siap Dikembangkan di Indonesia

Minggu, 25 Feb 2024 - 22:13 WIB