Wartawan Berharap Polisi Tindak Kendaraan Depcolektor Mata Elang di Jalan Raya Bogor Diduga Bodong

Kamis, 11 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalbanten.com l Dalam aturan Undang-Undang 44/ 1999 tentang Fidusia alias perjanjian utang-piutang antara kreditor dan debitur, perusahaan pembiayaan baik finance maupun leasing dibolehkan mengeksekusi penarikan motor asalkan ada sertifikat jaminan fidusia. Sertifikat ini dianggap punya kekuatan hukum tetap sehingga punya kuasa eksekusi.

Yang di kenal kalangan masyarakat Debt collector biasa juga disebut mata elang, mereka pihak ketiga yang ditunjuk dari perusahaan leasing atas alasan kredit macet.

Mata elang (matel) biasa standby di pinggir-pinggir jalan sembari memegang ponsel atau buku untuk mencatat nopol yang bermasalah terkait lembaga pembiayaan. Banyak yang menganggap sorotan matanya bak elang, tajam melihat pelat nomor debitur yang menunggak kredit kendaraan.

Jika mata elang menjumpai kendaraan yang cicilannya macet — biasanya ditandai dengan nomor polisi oleh pihak leasing — maka mereka akan mencatat dan menghampiri si pengendara. Dia akan meminta atau memperingatkan debitur untuk melunasi cicilan. Namun tak jarang juga langsung menarik kendaraan yang cicilannya bermasalah itu.

Baca Juga :  Keliling Tiga RSUD, Pj. Bupati Tangerang Beri Semangat Dan Motivasi

Seperti halnya yang dialami oleh Sutoyo selaku Wartawan di Kota Depok merasa tidak nyaman melihat Debtcollector Mata Elang di pinggir jalan Raya Bogor tepatnya tidak jauh seberang Kantor Dinas PUPR Depok dan dari Terminal Jatijajar arah Cibinong seperti merasa tidak ada pihak petugas yang bertindak.

Pasalnya, kendaraan yang dikendarai para Debtcollector Mata Elang diduga tidak memiliki surat-surat kendaraan alias Bodong. Di saat mengincar mangsanya, para mata elang mengendarai kendaraan nya merasa berkuasa di jalanan dan tidak memakai helm hingga plat nomor kendaraan bermotor nya yang dipakai.

Baca Juga :  Pemkab Tangerang Raih Opini WTP Ke 16 Kali Berturut-turut

“Iya bang merasa gak nyaman aja ada mata elang setiap lewat jalanan ini, seolah dia merasa berkuasa jalanan gak pakai helm, gak pakai plat nomor, belum tentu motor dia pakai punya surat-surat STNK pastinya bodong”, ujarnya Sutoyo kepada wartawan, Kamis (11/04/24) pagi.

Pantauan wartawan dilapangan, Kamis (11/01/24) sejumlah Debtcollector terlihat membawa kendaraan bermotor yang tidak memakai helm hingga plat nomor depan belakang di sekitar sepanjang jalan Raya Bogor.(RN)

Berita Terkait

Pemdes Kohod Adakan Pelatihan Pembinaan LKD TA 2024
Sambut Hari Bhayangkara ke-78, Kapolres Metro Tangerang Kota Serahkan Baksos Bagi 87 Yatim dan Duafa di Momen Jumling
Shalat Idul Adha 1445 H di Polda Sulteng dihadiri unsur Forkopimda dan Mengundang Masyarakat
Louncing Maskot Dan Jingle KPU Lebak Di Pilkada Tahun 2024 Hadirkan Judika
Dibawah kepemimpinan Pj Bupati Tangerang Andi Ony, Mendongkrak Pertumbuhan Realisasi Pajak Daerah Sebesar ± 99 Milyar
Sekda Letakan Batu Pertama Revitalisasi Pasar Mauk
Kunjungan Balon Gubernur Banten Ke Sekretariat DPD BB Lebak
Catat “Menumpang KK Dan SKTM Tak Berlaku Pada PPDB 2024

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 17:54 WIB

Pemdes Kohod Adakan Pelatihan Pembinaan LKD TA 2024

Sabtu, 15 Juni 2024 - 15:54 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-78, Kapolres Metro Tangerang Kota Serahkan Baksos Bagi 87 Yatim dan Duafa di Momen Jumling

Sabtu, 15 Juni 2024 - 15:32 WIB

Shalat Idul Adha 1445 H di Polda Sulteng dihadiri unsur Forkopimda dan Mengundang Masyarakat

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:11 WIB

Louncing Maskot Dan Jingle KPU Lebak Di Pilkada Tahun 2024 Hadirkan Judika

Jumat, 14 Juni 2024 - 14:05 WIB

Dibawah kepemimpinan Pj Bupati Tangerang Andi Ony, Mendongkrak Pertumbuhan Realisasi Pajak Daerah Sebesar ± 99 Milyar

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:02 WIB

Sekda Letakan Batu Pertama Revitalisasi Pasar Mauk

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:01 WIB

Kunjungan Balon Gubernur Banten Ke Sekretariat DPD BB Lebak

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:56 WIB

Catat “Menumpang KK Dan SKTM Tak Berlaku Pada PPDB 2024

Berita Terbaru