GLOBALBANTEN.COM,TANGERANG | Asisten rumah tangga (ART) bernama Cicih (17 tahun) yang melompat dari lantai 3 rumah majikannya di Karawaci, Kota Tangerang mendapatkan pemulihan trauma melalui konseling psikologi. Bantuan tersebut diberikan Pemerintah Kota Tangerang Banten

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin saat mengunjungi korban yang dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang, Sabtu (1/6/2024). Dia mengatakan pemulihan akan dilakukan setelah Cicih selesai operasi.

Baca Juga :  Kejati Banten Geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel Terkait Dugaan Korupsi Pengelolaan Sampah

“Dalam hal ini DP3AP2KB nantinya akan mengambil langkah pemulihan traumatis setelah korban mendapat tindakan operasi dari RSUD Kabupaten Tangerang dan kondisi kesehatannya telah pulih,” ujarnya.

Kunjungan tersebut, menurut dia, untuk memberikan dukungan dan memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang maksimal. Nurdin juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian yang menimpa korban.

“Kami prihatin atas kejadian ini dan kami juga akan terus memantau perkembangan kasusnya,” katanya.

Baca Juga :  Kepala DP3AP2KB Kota Cilegon Berikan Ucapan Selamat Menyambut Bulan suci Ramadhan 1445 H - 2024 M

Nurdin menegaskan, Pemkot Tangerang akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memastikan korban mendapatkan hak-haknya. “Kami juga akan memastikan, korban tetap mendapatkan hak-haknya dan mendapatkan penanganan medis yang maksimal,” katanya.

Sebelumnya, perempuan yang berprofesi sebagai ART berinisial CC melompat dari lantai 3 rumah majikannya di Karawaci Kota Tangerang, pada Rabu (29/5/2024) sekitar pukul 06.45 WIB

Baca Juga :  Polri Peduli di Hari Bhayangkara Ke-79, Polsek Sepatan Bagikan 75 Paket Sembako

Kemudian korban sempat dirawat di RS Tiara dan dipindahkan ke RSUD Kabupaten Tangerang pada Kamis (30/5/2024) Pukul 14.00 WIB, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan masih mendalami motif korban melompat dari atap rumah termasuk dugaan adanya tindak kekerasan. “Kita masih dalami motif dan melakukan pemeriksaan saksi lainnya,” ucapnya.(Rom)