Dampak Aktivitas Galian Tanah Ilegal di Tigaraksa Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 22 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalbanten.com | Aktivitas galian tanah ilegal di Kabupaten Tangerang terus menjadi sorotan publik, sebab selain ilegal, dampak dari aktivitas itu menyisakan hal yang negatif, bahkan itu dinilai sangat merugikan masyarakat dan lingkungan.

Terlebih bagi masyarakat selaku pengguna jalan yang kerap melintas di jalan yang dilalui oleh kendaraan pengangkut tanah merah hasil tambang tersebut. Jalan menjadi kotor dan licin bahkan tak sedikit pengguna jalan yang tergelincir akibat jalan lincin.

Baca Juga :  Gegara Tukar Uang Receh, Pelaku Penusukan Pemuda Hingga Meninggal Dunia di Tangerang Ditangkap

“Hati hati jalan Pemda dekat rumah makan LAPO jalan licin akibat tanah galian berceceran di jalan, banyak motor yang terpeleset,” ucap Marjuk pengguna jalan yang melintas pagi tadi, Kamis (22/2/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalau sudah seperti ini tanya Marjuk, lalu siapa yang harus bertanggung jawab, padahal lokasi aktivis tak jauh dari pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  Seorang Pemuda di Duren Sawit Tewas Diserang Gangster

“Iya parah banget jalan lincin, APH nya nggak bergeming, lokasi nggak jauh dari kantor Bupati, apalagi tadi subuh saya lewat parah banget,” ujarnya.

Diketahui, aktivitas galian C ilegal kembali beroperasi di Kampung Bugel, Kelurahan Kadu Agung, sehingga membuat Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Kabupaten Tangerang dipenuhi ceceran tanah merah.

Pantauan wartawan, Rabu, 22 Februari 2024, lokasi galian itu tidak jauh dengan pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang. Dimana, hampir setiap hari Aparat Penegak Hukum (APH) maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) selalu melintasi jalan tersebut.

Baca Juga :  Ahmad Suhud Selaku Direktur Eksekutif Lembaga BP2A2N, Apresiasi Pernyataan Tegas Kapolda Banten Dalam Menertibkan Bank Emok di Banten

Namun mirisnya, publik menilai para pemangku kebijakan atau aparat penegak hukum tak bergeming atas persoalan itu dan hanya mengabaikan saja, meskipun lokasi tersebut sering buka tutup bahkan hanya bergeser tak jauh dari lokasi sebelumnya.

(Zk)

Berita Terkait

Maraknya Curanmor di Wilayah Curug Meresahkan Warga, APH Diminta Segera Bertindak
Polresta Bandara Soetta Dicurhati Puluhan Karyawan Kargo
Pj Bupati Tangerang: Pemkab Terus Dukung Dan Prioritaskan UMKM
Pj Bupati Tangerang Kickoff Pertandingan Sepakbola Pekan Olahraga Buruh 2024
Puluhan Bangli di Alar Jiban Desa Kohod Ditertibkan
Di Duga Alat Berat Pembangunan PD Pasar Anyer Memakai Solar Bersubsidi
Gandeng Stakeholder, Satlantas Polresta Bandara Soetta Atur Arus Lalu-lintas
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 15:40 WIB

Maraknya Curanmor di Wilayah Curug Meresahkan Warga, APH Diminta Segera Bertindak

Rabu, 24 April 2024 - 15:37 WIB

Polresta Bandara Soetta Dicurhati Puluhan Karyawan Kargo

Selasa, 23 April 2024 - 17:45 WIB

Pj Bupati Tangerang: Pemkab Terus Dukung Dan Prioritaskan UMKM

Selasa, 23 April 2024 - 16:58 WIB

Pj Bupati Tangerang Kickoff Pertandingan Sepakbola Pekan Olahraga Buruh 2024

Selasa, 23 April 2024 - 15:21 WIB

Di Duga Alat Berat Pembangunan PD Pasar Anyer Memakai Solar Bersubsidi

Selasa, 23 April 2024 - 15:19 WIB

Gandeng Stakeholder, Satlantas Polresta Bandara Soetta Atur Arus Lalu-lintas

Selasa, 23 April 2024 - 15:15 WIB

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly

Senin, 22 April 2024 - 20:54 WIB

Sekda Buka Pekan Olahraga Buruh

Berita Terbaru

Pemerintahan

Polresta Bandara Soetta Dicurhati Puluhan Karyawan Kargo

Rabu, 24 Apr 2024 - 15:37 WIB