DKPP Jatuhkan Sanksi Keras ke Ketua KPU soal Pelaporan Etik

Senin, 5 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalbanten.com | Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberlakukan sanksi terhadap Ketua dan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI terkait proses pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden. Berikut rinciannya:

  1. Sanksi peringatan keras terakhir diberikan kepada Hasyim Asy’ari, Ketua KPU RI.
  2. Sanksi peringatan keras terakhir juga diberikan kepada anggota KPU RI lainnya, yaitu Yulianto Sudrajat, August Mellaz, Betty Epsilon Idroos, Parsadaan Harahap, Idham Holik, dan M Afifuddin.
Baca Juga :  Jaga Stamina Tubuh, Kapolda Banten Bersama PJU Polda Banten Lakukan Fun Bike dan Latihan Menembak

Ada empat laporan yang diajukan kepada DKPP oleh Demas Brian Wicaksono, Iman Munandar B., PH Hariyanto, dan Rumondang Damanik. DKPP mengabulkan sebagian pengaduan tersebut.

DKPP memerintahkan KPU untuk menjalankan putusan ini dalam waktu maksimal 7 hari sejak pembacaan putusan. Selain itu, DKPP meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengawasi pelaksanaan putusan tersebut.

Dalam putusan ini, Ketua dan Anggota DKPP menyatakan bahwa Ketua dan anggota KPU terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu. Putusan ini dihasilkan pada rapat pleno tanggal 18 Januari 2024 oleh lima anggota DKPP.

Laporan pelapor menyoroti bahwa KPU membiarkan Gibran Rakabuming mengikuti proses tahapan pencalonan, yang dianggap melanggar prinsip kepastian hukum. DKPP menemukan bahwa tindakan KPU melanggar prinsip berkepastian hukum dan Kode Etik Penyelenggara Pemilu.

Baca Juga :  Akselarasi Penurunan Kemiskinan Ekstrim dan Cegah Stunting, Pemkab Tangerang Luncurkan Gebrak Tegas

Sanksi ini merupakan respons dari pelaporan terkait pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden, yang dianggap melanggar aturan terkait usia calon. Gibran mendaftar saat aturan KPU mensyaratkan calon minimal usia 40 tahun, yang kemudian diubah setelah proses pendaftaran dimulai.(il/JR)

Berita Terkait

28 Advokat Peradi Nusantara Di Sumpah di Pengadilan Tinggi Banten.
Warga Citamiang Sukabumi Terima Nasi Kotak di Jum’at Berbagi Polisi
Pj Bupati Resmikan Puskesmas Kelapa Dua
Harapan Kasat Reskrim Polresta Tangerang: Operasi Pekat Maung 2024 Ciptakan Lingkungan Lebih Aman
Pemkab. Tangerang Meriahkan Pawai Mobil Hias HUT Ke-44 Dekranas Solo
Ketua Lembaga Aliansi Indonesia Kritik Rencana Studi Tour SDN 1 Mekar Agung
Sekda Hadiri Grand Opening Tanri Abeng University
Pemkab Tangerang Raih Opini WTP Ke 16 Kali Berturut-turut

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 12:11 WIB

28 Advokat Peradi Nusantara Di Sumpah di Pengadilan Tinggi Banten.

Jumat, 17 Mei 2024 - 17:25 WIB

Warga Citamiang Sukabumi Terima Nasi Kotak di Jum’at Berbagi Polisi

Jumat, 17 Mei 2024 - 16:42 WIB

Pj Bupati Resmikan Puskesmas Kelapa Dua

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:33 WIB

Pemkab. Tangerang Meriahkan Pawai Mobil Hias HUT Ke-44 Dekranas Solo

Rabu, 15 Mei 2024 - 21:34 WIB

Ketua Lembaga Aliansi Indonesia Kritik Rencana Studi Tour SDN 1 Mekar Agung

Rabu, 15 Mei 2024 - 19:55 WIB

Sekda Hadiri Grand Opening Tanri Abeng University

Rabu, 15 Mei 2024 - 12:47 WIB

Pemkab Tangerang Raih Opini WTP Ke 16 Kali Berturut-turut

Rabu, 15 Mei 2024 - 12:44 WIB

Kejaksaan Tinggi Banten Tangkap 1Tersangka Korupsi Pembebasan Lahan

Berita Terbaru

Sosialisasi

Pj Bupati Resmikan Puskesmas Kelapa Dua

Jumat, 17 Mei 2024 - 16:42 WIB