GLOBALBANTEN.COM, Tangerang | Dalam upaya untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran daerah serta melindungi dana pajak rakyat, pemerintah mengambil langkah serius dengan memperkuat sistem pengawasan proyek melalui Monitoring Online Investigasi Strategi & Sterilisasi (MOISS).

Menyikapi hal ini, Tokoh Masyarakat Kota Tangerang biasa di panggil Bang Maung (BM-001) memberikan saran dan masukan agar dalam pemantauan kinerja pemerintah, perlu adanya penekanan pada standar gugus kendali mutu yang efektif serta pengawasan yang ketat

Baca Juga :  Sekda Kabupaten Tangerang Resmikan Gedung Kepala Desa Tanjung Burung dan Hadiri Halal Bihalal

“Pemerintah harus mengambil contoh dari era kepemimpinan Walikota H. Wahidin Halim yang berhasil menerapkan prinsip keberlanjutan dalam setiap proyeknya.
Dan setiap pekerjaan harus dirancang dengan mempertimbangkan masa keberlangsungan minimal 5 hingga 10 tahun ke depan, sehingga tidak ada pemborosan dana yang merugikan masyarakat,” ujar Bang Maung dalam wawancara eksklusif di Tangerang. Selasa (21/05/2024)

Baca Juga :  Pengamat Pertanyakan Hasil Studi TOD Terminal Tipe A Poris Plawad

Lebih lanjut, Bang Maung juga menyoroti pentingnya alokasi dana yang tepat sasaran untuk menghindari praktek pemborosan seperti kegiatan pekerjaan yang tidak ada dampak dan manfaat buat masyarakat Kota Tangerang yang seringkali terjadi

“Pemerintah harus cerdas dalam menentukan prioritas penggunaan anggaran, jangan hanya berpikiran gimana caranya menghabiskan anggaran setiap tahunnya yang ujung ujungnya pekerjaan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian serta tidak ada manfaat buat masyarakat, dan sudah dapat di pastikan pasti ada korupsi” jelasnya

Baca Juga :  78 Anggota Polresta Bandara Soetta Diberikan Kenaikan Pangkat

Dengan demikian, implementasi MOISS diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam mewujudkan efisiensi penggunaan anggaran serta melindungi kepentingan masyarakat secara maksimal. Tutupnya