Akselarasi Penurunan Kemiskinan Ekstrim dan Cegah Stunting, Pemkab Tangerang Luncurkan Gebrak Tegas

Kamis, 14 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalbanten.com l Percepat penurunan kemiskinan ekstrem, Pemkab Tangerang luncurkan Gerakan Bersama Atasi Kemiskinan Ekstrem dan Cegah Stunting (Gebrak Tegas). Peluncuran Gebrak Tegas tersebut dilakukan langsung oleh Pj Bupati Tangerang Andi Ony didampingi oleh Unsur Forkopimda di Halaman Kantor Desa Tegal Kunir Lor Kecamatan Mauk, Kamis (14/12/23).

Dalam sambutannya, Pj Andi Ony mengatakan kemiskinan merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya stunting pada balita. Rumah tangga yang miskin tidak dapat memenuhi asupan gizi yang cukup untuk anak-anaknya, sehingga  tumbuh kembang anak terhambat dan  tidak dapat menghasilkan SDM yang berkualitas.

“Kondisi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tangerang masih di angka 1,5% atau 58.257 jiwa pada tahun 2022. Oleh karena itu, kita harus terus meningkatkan upaya intervensi dan berinovasi, salah satunya melalui program Gebrak Tegas untuk dapat menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tangerang hingga 0 persen,” ungkap Pj Andi Ony 

Pj Andi Ony menandaskan kebijakan dan strategi yang tepat dalam upaya intervensi dengan fokus dan lokus kemiskinan esktrem dan stunting yang melibatkan seluruh stakeholder dan pemangku kepentingan sangat diperlukan.  Untuk itu dirinya meminta seluruh pihak konsisten dan berkelanjutan melaksanakan program Gebrak Tegas sehingga hasilnya benar-benar optimal, efektif dan efisien.

“Kepada Perangkat Daerah yang akan  diberikan tugas untuk mengawal kecamatan dan desa miskin ekstrem serta stunting, saya minta untuk saling berkoordinasi secara intensif dan simultan dalam intervensinya,” pintanya. 

Ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras tanpa kenal lelah dan berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan ekstream dan stunting di Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  Keren! Camat Sepatan Akan Bangun SLB untuk Anak Keterbatan Khusus

“Saya berharap melalui peluncuran Gebrak Tegas di Desa Tegal Kunir Lor tersebut komitmen bersama seluruh stakeholder, para mitra dan pemangku kebijakan semakin kuat perangkat daerah, sehingga target penurunan angka kemiskinan  ekstrem dan stunting menjadi 0 persen dapat segera terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Moch Maesyal Rasyid mengungkapkan dipilihnya Desa Tegal Kunir Lor Kecamatan Mauk sebagai lokus pencanganan Gebrak Tegas karena desa tersebut kasus stunting pada balita cukup tinggi.

“Pemilihan lokasi di Desa Tegal Kunir Lor Kecamatan Mauk karena dari data Dinkes Mauk memiliki kasus Stunting pada balita cukup tinggi sebanyak 494 orang,” ungkap Maesyal Rasyid.

Baca Juga :  Pemeriksaan Kesehatan Artis Ibra Azhari: Hasil Urine Positif Mengandung Zat Narkoba

Ia menambahkan seluruh OPD, para mitra pemda dan Forkpimda secara terintegrasi dan bergandengan tangan terlibat dalam program Gebrak Tegas di Kecamatan Mauk tersebut.

“Kita telah melaksanakan berbagai kegiatan dalam program ini, ada pembangunan jambanisasi, air bersih, bantuan benih ikan dan bibit cabe merah kepada kelompok petani, pelayanan ibu-ibu hamil sekaligus pemberian vitamin,” jelasnya

Dia menambahkan selain pemberian bantuan kepada masyarakat, kegiatan berupa edukasi dan sosialisasi hidup sehat kepada masyarakat dan para calon pengantin.

Setelah melakukan pencanangan program Gebrak Tegas, Pj Andi Ony, berserta unsur Forkpimda, Sekda Kabupaten Tangerang dan jajaran kepala OPD melakukan peninjauan ke beberapa lokasi diantaranya lokasi pembibitan ikan, pembangunan jambanisasi, pemberian bantuan sosial tunai, peninjauan sosialisasi bagi para calon pengantin dan Puskesmas Mauk.

Berita Terkait

Sekda Minta Para RT dan RW Layani Masyarakat Dengan Sepenuh Hati
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Optimistis Pembangunan Pabrik Smelter Freeport di Gresik Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Soal Harga Beras Mahal, Kapolres Serang Sebut ada Indikator Spekulan Penimbun Beras
Audiensi Dugaan Perselingkuhan ASN Di DP3AP2KB Lebak, Ada Perbedaan Penafsiran Soal Status “NS” Ormas GAIB Tindaklanjuti Hasil Audiensi.
Pengamat Pertanyakan Hasil Studi TOD Terminal Tipe A Poris Plawad
Stabilisasi Harga, Pemkot Tangerang Jual Ratusan Ton Beras SPHP
Sinergi Pembangunan Daerah: Pj Bupati Tangerang Ajak SMSI Berperan Aktif
Dampak Aktivitas Galian Tanah Ilegal di Tigaraksa Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Februari 2024 - 22:20 WIB

Sekda Minta Para RT dan RW Layani Masyarakat Dengan Sepenuh Hati

Sabtu, 24 Februari 2024 - 09:05 WIB

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Optimistis Pembangunan Pabrik Smelter Freeport di Gresik Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:41 WIB

Soal Harga Beras Mahal, Kapolres Serang Sebut ada Indikator Spekulan Penimbun Beras

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:39 WIB

Audiensi Dugaan Perselingkuhan ASN Di DP3AP2KB Lebak, Ada Perbedaan Penafsiran Soal Status “NS” Ormas GAIB Tindaklanjuti Hasil Audiensi.

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:45 WIB

Pengamat Pertanyakan Hasil Studi TOD Terminal Tipe A Poris Plawad

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:52 WIB

Stabilisasi Harga, Pemkot Tangerang Jual Ratusan Ton Beras SPHP

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:50 WIB

Sinergi Pembangunan Daerah: Pj Bupati Tangerang Ajak SMSI Berperan Aktif

Kamis, 22 Februari 2024 - 15:28 WIB

Dampak Aktivitas Galian Tanah Ilegal di Tigaraksa Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sekda Minta Para RT dan RW Layani Masyarakat Dengan Sepenuh Hati

Minggu, 25 Feb 2024 - 22:20 WIB

Daerah

Harga Beras Meroket Mendekati Bulan Ramadhan

Minggu, 25 Feb 2024 - 22:16 WIB

Sosialisasi

Mobil Terbang Vela Alpha Siap Dikembangkan di Indonesia

Minggu, 25 Feb 2024 - 22:13 WIB