DBMSDA Kabupaten Tangerang Bangun Puluhan Drainase.

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALBANTEN.COM | Tangerang
Guna menanggulangi masalah banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang tengah membangun drainase di 28 titik.

Proyek ini menyasar kawasan-kawasan yang rawan tergenang air, dan ditargetkan rampung pada akhir Juli 2025.

Sejumlah wilayah yang menjadi prioritas pembangunan di antaranya Sukaharja, Pasir Gadung, Cibogo Wetan, Kelapa Dua, Kedaung Barat, hingga kawasan Mpu Tantular.

Seluruh titik pembangunan berada di bawah koordinasi Bidang Drainase DBMSDA Kabupaten Tangerang sebagai leading sektor proyek ini.

Kepala Bidang Drainase DBMSDA Kabupaten Tangerang, Yawan Duriyawan, mengungkapkan bahwa titik-titik drainase yang dibangun merupakan hasil usulan masyarakat yang disampaikan melalui kelurahan dan kecamatan.

Baca Juga :  Pemuda Pancasila PAC Neglasari Deklarasi Dukungan Andra Sony Dimyati Calon Gubernur Banten 2024

“Lokus pembangunan merupakan usul masyarakat yang disampaikan melalui pihak kelurahan dan kecamatan,” jelas Yawan.

Ia juga menambahkan, hingga awal Juli ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 80 persen dan dipastikan akan selesai sesuai jadwal.

“Saat ini progres pembangunan drainase telah mencapai 80 persen dan ditargetkan rampung pada akhir Juli mendatang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Yawan mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan ini dengan tidak membuang sampah sembarangan, serta tidak menutup saluran drainase dengan beton karena hal tersebut bisa menghambat aliran air ke tempat pembuangan.

Baca Juga :  Cegah 15 Ton Sampah Masuk ke Laut, DLHK Kabupaten Tangerang Optimalkan Pengelolaan Sampah Sungai

“Kami harap masyarakat dapat mendukung pembangunan yang dilaksanakan, yakni dengan tidak membuang sampah sembarangan serta tidak menutup drainase dengan beton yang dapat menghambat masuknya air ke pembuangan,” tandasnya.(Rom)

Berita Terkait

Proyek Jalan Rp12,4 Miliar di Serpong Diduga Langgar Aturan: Tanpa Plang K3, Rawankan Keselamatan dan Transparansi
Bangunan Permanen Diduga Tak Berizin di Fasilitas Umum Kota Tangerang Dipertanyakan
Proyek Pemagaran TPU Kampung Renged Diduga Asal-Asalan, Minim Pengawasan dari Dinas Terkait
Ketua GWI Provinsi Banten, Syamsul Bahri Mengecam Tindakan Oknum Pelaksana Proyek Di Kampung Bayur Desa Kresek Yang Intimidasi Wartawan
Tingkatkan Pelayanan Publik, Kapolres dan Walikota Tangerang Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Parkir Berlantai 4
Diduga Peroyek Kegiatan Hotmik Jalan di Desa Patra di Kerjakan Asal Asalan
HUT Ke 61 Tahun : Bupati Tangerang Resmikan Gedung Pusat Pelatihan RSUD Kabupaten Tangerang.
Blenix Network Jajaki Kerjasama R&D AI Dengan Universitas Telkom

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:34 WIB

Proyek Jalan Rp12,4 Miliar di Serpong Diduga Langgar Aturan: Tanpa Plang K3, Rawankan Keselamatan dan Transparansi

Sabtu, 26 Juli 2025 - 14:25 WIB

Bangunan Permanen Diduga Tak Berizin di Fasilitas Umum Kota Tangerang Dipertanyakan

Kamis, 3 Juli 2025 - 20:24 WIB

DBMSDA Kabupaten Tangerang Bangun Puluhan Drainase.

Rabu, 25 Juni 2025 - 08:15 WIB

Proyek Pemagaran TPU Kampung Renged Diduga Asal-Asalan, Minim Pengawasan dari Dinas Terkait

Jumat, 30 Mei 2025 - 09:01 WIB

Ketua GWI Provinsi Banten, Syamsul Bahri Mengecam Tindakan Oknum Pelaksana Proyek Di Kampung Bayur Desa Kresek Yang Intimidasi Wartawan

Berita Terbaru