GLOBALBANTEN.COM | Tangerang
Lagi Lagi Akan terjadi Tawuran pelajar di wilayah kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang. Kali ini, sejumlah siswa dari SMK di wilayah Sepatan Kabupaten Tangerang diduga akan terlibat aksi tawuran dengan kelompok pelajar dari sekolah lain pada “Kamis malam (14/08/2025), di Jalan Raya mauk Desa Pisangan jaya Kecamatan Sepatan

Menurut keterangan warga sepatan diduga Siswa SMK yang ada di wilayah Sepatan akan tawuran yang berlangsung semalam dan sempat membuat lalu lintas tersendat. Para pelajar terlihat membawa senjata tajam seperti celurit dan sejenis Parang, Warga Sepatan mencoba mengamankan anak siswa tersebut

Baca Juga :  Di Penghujung Ramadhan 1445 H, Ketua Pasukan Militan Sachrudin, Kunjungi H.sachrudin Calon Walikota Tangerang 2024-2029

“Saya lihat mereka telah membawa Sajam sambil mengendarai sepeda motor Ada yang bawa parang, bahkan kayaknya ada celurit besar juga kami dan Warga lain berusaha mengamankan anak tersebut” ujar Sardi (47), warga Pisangan jaya.

Awak media coba mengkonfirmasi via telpon WhatsApp kepada Kapolsek Sepatan AKP Fahyani dan ia mengatakan bahwa betul semalam ada anak mengendarai motor sambil membawa Sajam yang berupa parang dan celurit

Baca Juga :  Ketua Umum LSM Harimau Instruksikan Tunda Aksi Solidaritas pada hari Senin tanggal 5 Mei 2025 di Purbalingga.

Selebihnya coba tanya pada Kanit reskrim,.!!,” ucapnya kepada awak media

Kemudian awak media coba menemui Kanit reskrim Polsek Sepatan dan Kanit Reskrim Polsek Sepatan menegaskan betul kami telah mengamankan barang bukti sepeda motor dan Sajam,” hingga kini anak tersebut belum diamankan,” ungkapnya

Baca Juga :  Sekda Pimpin Apel Siaga Bencana Relawan PMI Kabupaten Tangerang

Hal Senada di ungkapkan warga Sepatan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang dan provinsi banten harus turun tangan untuk mengevaluasi sistem pengawasan di lingkungan sekolah dan menindak sekolah yang lalai dalam mengawasi siswa di luar jam pelajaran,” Ucap warga sepatan

Hingga berita ini di terbitkan pihak sekolah SMK yang ada.diwilayah sepatan Kabupaten Tangerang belum memberikan pernyataan resmi terkait keterlibatan siswanya.(Rom)