Informasi Masyarakat, Polsek Jatiuwung Gerebek Toko Kosmetik Siap Edarkan Obat Terlarang

Senin, 5 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalbanten.com | Kota tangerang
Polisi Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya menyita sebanyak 380 butir obat terlarang jenis exsimer, 60 butir jenis tramadol dan uang tunai hasil penjualan Rp. 1.669.000.

Tangkap tangan praktik penjualan obat terlarang tanpa izin resmi dari instansi dinas kesehatan tersebut, Polisi mengamankan seorang pria mengaku sebagai penjaga toko berinisial S alias Marko (19).

Baca Juga :  Terbukti Langgar Kode Etik, Mulyadin Permana "Pasangan Prabowo Gibran Harusnya di Diskwalifikasi"

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Donni Bagus Wibisono mewakili Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, pemeriksaan dilakukan oleh piket Reskrim setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa terdapat toko kosmetik yang menjual obat terlarang jenis exsimer dan tramadol.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita datangi lokasi toko ini berada di Jalan Empu Gandring Raya, Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Pada Minggu, (4/2) semalam,” kata Doni. Senin (5/2/2024) pagi WIB.

Baca Juga :  Pj Bupati Tangerang Bersama Unsur Forkopimda Lakukan Pemantauan dan Monitoring Pelaksanaan Pemilu

Lanjut Kapolsek, Ratusan butir obat terlarang jenis exsimer dan tramadol siap edar didapat anggota dalam pemeriksaan tersebut. Lalu, pelaku beserta barang bukti langsung diamankan di Kantor Polsek Jatiuwung. Saat ini masih dalam pemeriksaan petugas.

Baca Juga :  Kapolresta Tangerang Lantik Kapolsek Cikupa dan Pasar Kemis

Donni pun memastikan, Pihaknya akan merespon cepat informasi masyarakat, bila mengetahui adanya tindak kejahatan maupun gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Jatiuwung.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 196 juncto Pasal 98 ayat 2 subsider Pasal 197 juncto Pasal 106 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun,” pungkas Donni..(Rom)

Berita Terkait

Final Carabao Cup 2023/2024: Chelsea vs Liverpool
Kementerian Agama Akan Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1445 H
Nisfu Syaban: Malam Khusus Yang Dihidupkan Dengan Amalan Dan Doa
Pembuang Bayi Hasil Hubungan Gelap Dua Remaja Diringkus Polisi Polsek Trimurjo
Stabilisasi Harga, Pemkot Tangerang Jual Ratusan Ton Beras SPHP
Sinergi Pembangunan Daerah: Pj Bupati Tangerang Ajak SMSI Berperan Aktif
Dampak Aktivitas Galian Tanah Ilegal di Tigaraksa Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan
Komnas HAM Dipersilahkan Mediasi Warga Kampung Bayam Dengan Jakpro
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:33 WIB

Final Carabao Cup 2023/2024: Chelsea vs Liverpool

Jumat, 23 Februari 2024 - 14:44 WIB

Kementerian Agama Akan Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1445 H

Jumat, 23 Februari 2024 - 14:41 WIB

Nisfu Syaban: Malam Khusus Yang Dihidupkan Dengan Amalan Dan Doa

Jumat, 23 Februari 2024 - 14:37 WIB

Pembuang Bayi Hasil Hubungan Gelap Dua Remaja Diringkus Polisi Polsek Trimurjo

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:52 WIB

Stabilisasi Harga, Pemkot Tangerang Jual Ratusan Ton Beras SPHP

Kamis, 22 Februari 2024 - 15:28 WIB

Dampak Aktivitas Galian Tanah Ilegal di Tigaraksa Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:05 WIB

Komnas HAM Dipersilahkan Mediasi Warga Kampung Bayam Dengan Jakpro

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:03 WIB

Pemerintah Diminta Antisipasi Tantangan Ekonomi Pasca PemiluCaption Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.

Berita Terbaru

Olah Raga

Final Carabao Cup 2023/2024: Chelsea vs Liverpool

Jumat, 23 Feb 2024 - 16:33 WIB