Penjual Obat Keras Exymer dan Tramadol Masih Bebas Beraksi di Kota Tangerang,APH Diminta Segera Bertindak Tegas.

Sabtu, 3 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalbanten.com | Kota tangerang
Berkedok menjual kosmetik sebuah toko di jl.raya villa Tangerang Indah RT.009/007 Gebang Raya, Kecamatan Priuk,Kota Tangerang,secara bebas menjual obat keras jenis Exymer dan tramadol.

Meskipun ancaman hukuman pidana cukup tinggi bagi para penjualnya,namun hal itu tidak membuat rasa takut mafia obat keras golongan G tersebut untuk melancarkan aksi ilegal nya.

Saat di konfirmasi salah satu pria berinisial AR mengaku hanya sebagai pekerja toko untuk melayani para pelanggan nya yang kebanyakan para remaja,AR mengakui bahwa ia baru saja bekerja beberapa hari di toko tersebut.

“Toko ini milik Bos bang,saya baru seminggu di sini,kalau jenis obat-obatan yang ada di sini kurang lebih ada sembilan jenis yang di jual”jelasnya.

Ketika di singgung terkait dengan omset dari penjualan obat ilegal Tersebut,AR pun mengakui tokonya itu berpenghasilan cukup lumayan karena para pelanggan yang kebanyakan para remaja.

Baca Juga :  Penjabat Gubernur Banten Terbitkan Surat Edaran Penyesuaian Sistem Kerja ASN Pemprof Banten

“Kalau omset perharinya bisa satu juta sampai satu juta dua ratus bang, Karena di sini kita jualan hampir lengkap sesuai apa yang di butuhkan pelanggan”pungkasnya.

Terpisah saat di hubungi melalui aplikasi WhatsApp seorang pria yang memperkenalkan diri bernama Fadli,ia mengakui sebagai kordinator lapangan dan secara jelas mengatakan bahwa tokonya banyak tersebar di kota Tangerang itu.

Baca Juga :  Pemerintah Diminta Antisipasi Tantangan Ekonomi Pasca PemiluCaption Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.

“saya sebagai kordinator lapangan nya bang,di sini saya membawahi delapan toko”tutup nya.

Kami mendorong APH untuk segera menindak tegas peredaran obat keras tipe G khususnya di wilayah kota Tangerang agar generasi penerus bangsa kita terselamatkan dari pengaruh obat obatan keras tipe G yang sangat membahayakan itu.

Hingga berita ini di terbitkan pihak- pihak terkait belum terkonfirmasi.(Rom)

Berita Terkait

Pemdes Kohod Adakan Pelatihan Pembinaan LKD TA 2024
Sambut Hari Bhayangkara ke-78, Kapolres Metro Tangerang Kota Serahkan Baksos Bagi 87 Yatim dan Duafa di Momen Jumling
Shalat Idul Adha 1445 H di Polda Sulteng dihadiri unsur Forkopimda dan Mengundang Masyarakat
Louncing Maskot Dan Jingle KPU Lebak Di Pilkada Tahun 2024 Hadirkan Judika
Dibawah kepemimpinan Pj Bupati Tangerang Andi Ony, Mendongkrak Pertumbuhan Realisasi Pajak Daerah Sebesar ± 99 Milyar
Sekda Letakan Batu Pertama Revitalisasi Pasar Mauk
Kunjungan Balon Gubernur Banten Ke Sekretariat DPD BB Lebak
Catat “Menumpang KK Dan SKTM Tak Berlaku Pada PPDB 2024

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 17:54 WIB

Pemdes Kohod Adakan Pelatihan Pembinaan LKD TA 2024

Sabtu, 15 Juni 2024 - 15:54 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-78, Kapolres Metro Tangerang Kota Serahkan Baksos Bagi 87 Yatim dan Duafa di Momen Jumling

Sabtu, 15 Juni 2024 - 15:32 WIB

Shalat Idul Adha 1445 H di Polda Sulteng dihadiri unsur Forkopimda dan Mengundang Masyarakat

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:11 WIB

Louncing Maskot Dan Jingle KPU Lebak Di Pilkada Tahun 2024 Hadirkan Judika

Jumat, 14 Juni 2024 - 14:05 WIB

Dibawah kepemimpinan Pj Bupati Tangerang Andi Ony, Mendongkrak Pertumbuhan Realisasi Pajak Daerah Sebesar ± 99 Milyar

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:02 WIB

Sekda Letakan Batu Pertama Revitalisasi Pasar Mauk

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:01 WIB

Kunjungan Balon Gubernur Banten Ke Sekretariat DPD BB Lebak

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:56 WIB

Catat “Menumpang KK Dan SKTM Tak Berlaku Pada PPDB 2024

Berita Terbaru