Ramai Diberitakan, Kades Bantah Terkait Pungli di Desa Kohod

Rabu, 29 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALBANTEN.COM, Tangerang |
Kepala Desa (Kades) bantah ramainya pemberitaan terkait adanya dugaan kasus tindak pidana pungutan liar (Pungli-red) di area relokasi Kampung Alar Jiban, Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, pada beberapa waktu lalu.

Dalam pemberitaan yang beredar, Pungutan liar (Pungli-red) tersebut dilakukan oleh oknum dengan cara meminta 5 persen kepada warga yang rumahnya terkena relokasi oleh pengembang.

Menanggapi hal tersebut, Arsin, Kepala Desa (Kades) Kohod, membantah adanya pemberitaan terkait pungutan liar (Pungli-red) diwilayahnya.

” Insyaallah tidak ada pungutan liar seperti yang ramai di beritakan, baik itu saya berserta jajaran saya di Desa Kohod,” ucap Arsin, kepada Wartawan, pada Rabu (29/5/2024)

“Kemarin memang benar kami bersama dengan pihak dari Kepala Desa (Kades) Kramat di panggil oleh pihak Polres Metro Tangerang Kota, tapi kami datang karena kami tidak merasa telah melakukan hal yang di sangkakan,” tambahnya.

Baca Juga :  Polisi Alihkan Lalin Pasar Rebo Arah Jl TB Simatupang

Lebih lanjut, dirinya juga menambahkan, terkait pemberitaan yang beredar tersebut tidak benar.

“Terkait pemberitan yang ramai itu saja sudah tidak benar, dan tanpa adanya konfirmasi kepada kami, seharusnya ada konfirmasi terlebih dahulu terkait pemberitaan tersebut,” ujarnya.

Dirinya juga membuka pintu seluas luasnya kepada teman teman media, untuk berdiskusi, atau menannyakan baik itu permasalahan tersebut atau hal lainnya terkait Desa Kohod.

Baca Juga :  Pj Bupati Tangerang Apresiasi Percepat Layanan Air Bersih Perumdam TKR di Pantura

Selain itu, Saat di Konfirmasi, Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, membenarkan adanya pemanggilan terhadap beberapa kepala desa.

” Iya memang benar adanya empat kades yang di panggil unit Harda porles metro Tangerang Kota akan tetapi hanya dalam proses penyelidikan,” Kata Humas Kompol Aryono di Ruang Kerjanya tandasnya “(Rom)

Berita Terkait

Empat Tahun Berjalan, Diduga Keberadaan Penggemukan Sapi Tidak Ada Izin Lingkungan
Ada Pemberitaan di Media online tidak Benar Yeti Rohaeti angkat Bicara
Gak Punya Otak, Sudah langgar Perbup Dump Truk Angkutan Tanah Merah Oprasi di Saat Jalan Kodisi Macet
Di Tanya Terkait Uang Korupsi RSUD Tigaraksa, Atullah “Benar Sudah Di Kembalikan Rp.32 Miliar
Sepakat, Layanan Gas, PGN dan Apindo Akan Libatkan Industri Se-Banten
Masih Banyaknya Penyelenggara Lama Tingkat Kecamatan Yang Dipertahankan, LSM BP2A2N Menilai Sebuah Fakta Cermin Buruk Kinerja KPUD
6 Ketua LPM Kelurahan Jatiuwung Dikukuhkan LPM DPC Kecamatan Jatiuwung Oleh Haji Abdul Gani
Kebakaran Hebat Landa Plaza Rangkasbitung Indah, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:41 WIB

Empat Tahun Berjalan, Diduga Keberadaan Penggemukan Sapi Tidak Ada Izin Lingkungan

Jumat, 7 Juni 2024 - 20:27 WIB

Ada Pemberitaan di Media online tidak Benar Yeti Rohaeti angkat Bicara

Senin, 3 Juni 2024 - 18:04 WIB

Gak Punya Otak, Sudah langgar Perbup Dump Truk Angkutan Tanah Merah Oprasi di Saat Jalan Kodisi Macet

Jumat, 31 Mei 2024 - 05:25 WIB

Di Tanya Terkait Uang Korupsi RSUD Tigaraksa, Atullah “Benar Sudah Di Kembalikan Rp.32 Miliar

Rabu, 29 Mei 2024 - 16:24 WIB

Ramai Diberitakan, Kades Bantah Terkait Pungli di Desa Kohod

Minggu, 19 Mei 2024 - 20:24 WIB

Sepakat, Layanan Gas, PGN dan Apindo Akan Libatkan Industri Se-Banten

Rabu, 15 Mei 2024 - 12:40 WIB

Masih Banyaknya Penyelenggara Lama Tingkat Kecamatan Yang Dipertahankan, LSM BP2A2N Menilai Sebuah Fakta Cermin Buruk Kinerja KPUD

Minggu, 5 Mei 2024 - 12:54 WIB

6 Ketua LPM Kelurahan Jatiuwung Dikukuhkan LPM DPC Kecamatan Jatiuwung Oleh Haji Abdul Gani

Berita Terbaru