UMK Kota Cilegon Tidak Berlaku, Kontraktor PT Lotte Masih Bayar Upah Murah

Sabtu, 12 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Illustrasi Pekerja Pabrik (globalbanten.com)

Illustrasi Pekerja Pabrik (globalbanten.com)

GLOBALBANTEN.COM, Cilegon | Sistem pengupahan murah pada proyek pembangunan PT Lotte yang berlokasi di wilayah Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, masih saja terjadi meski Pemerintah Kota Cilegon sudah menetapkan upah minimum kota (UMK) sejak Januari 2023 dengan nilai Rp4.657.222.94.

Berdasarkan sumber Fakta Banten, persoalan upah murah terjadi karena sejak awal proyek pembangunan PT Lotte berjalan, Pemerintah tidak bertindak tegas. Sehingga, persoalan upah murah terus berlangsung hingga saat ini.

Baca Juga :  Forum Anak Kampung Sini Akamsi Gruduk Pembangunan Ruko The Hive PARC Two

“Polemiknya karena dari awal ada kontraktor yang membayar upah murah Pemerintah diam saja, sehingga berlanjut. Kalau sejak awal Pemerintah tegas dan menganjurkan perusahaan membayar upah sesuai UMK, maka perusahan Subkon yang baru masuk tentu akan mengikuti,” ujar salah satu buruh yang mengungkap keluhannya terkait sistem pengupahan murah, Kamis, (10/8/2023).

Belum ada pernyataan resmi dari Pengawas tenaga kerja provinsi Banten dan Disnaker Kota Cilegon terkait jumlah perusahaan yang melanggar ketentuan membayar upah dibawah ketentuan UMK.

Ironisnya, bukan soal upah murah saja, Fakta Banten juga mensinyalir terkait impor tenaga kerja luar kota.

Baca Juga :  Cium Bumi hingga Dipasangkan Pangkat oleh Istri Tradisi di Polres Metro Tangerang Kota

Berdasarkan data yang dihimpun, dari jumlah tenaga kerja sebanyak 9.581 orang baru sekitar 37 persen pekerja dari Kota Cilegon.

Melihat kondisi diatas maka pemerintah Kota Cilegon dan Provinsi banten perlu bertindak tegas dan mengimplementasikan undang-undang yang berlaku. 

Berita Terkait

Penarikan Undian Semangka ke Vll 2024 BPR Semesta Megadana Sukabumi.
PBH Peradi dan Dewan Pimpinan Peradi Tangerang, Sambangi Pengadilan Agama Kota Tangerang
Pemerintah Provinsi Banten Anggarkan Rp23 Miliar untuk Pembangunan Kantor Pusat Bank Banten di Kota Serang
Kejari Kabupaten Tangerang Memusnahkan Barang Rampasan Negara dari 141 Perkara
Upayakan Stabilkan Harga Beras, Pemprov Banten Gelar Operasi PasarSERANG
Al Muktabar Penuhi Panggilan Bawaslu, Soal Dugaan Netralitas
Polsek Pasar Kemis Gelar Pasar Murah
Pasar Anyar Selatan Segera Siap Tampung Pedagang
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Maret 2024 - 12:42 WIB

Penarikan Undian Semangka ke Vll 2024 BPR Semesta Megadana Sukabumi.

Jumat, 1 Maret 2024 - 18:54 WIB

PBH Peradi dan Dewan Pimpinan Peradi Tangerang, Sambangi Pengadilan Agama Kota Tangerang

Jumat, 1 Maret 2024 - 09:01 WIB

Pemerintah Provinsi Banten Anggarkan Rp23 Miliar untuk Pembangunan Kantor Pusat Bank Banten di Kota Serang

Kamis, 29 Februari 2024 - 21:35 WIB

Kejari Kabupaten Tangerang Memusnahkan Barang Rampasan Negara dari 141 Perkara

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:21 WIB

Upayakan Stabilkan Harga Beras, Pemprov Banten Gelar Operasi PasarSERANG

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:20 WIB

Al Muktabar Penuhi Panggilan Bawaslu, Soal Dugaan Netralitas

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:05 WIB

Polsek Pasar Kemis Gelar Pasar Murah

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:03 WIB

Pasar Anyar Selatan Segera Siap Tampung Pedagang

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Di duga banyaknya mafia solar berkeliaran di Kota tangerang

Selasa, 5 Mar 2024 - 16:38 WIB

Olah Raga

SIP Angkatan 52 Polda Banten Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani

Selasa, 5 Mar 2024 - 14:47 WIB

Pemerintahan

Pj Bupati Tangerang Apresiasi Pol PP, Linmas dan Damkar

Senin, 4 Mar 2024 - 21:53 WIB

Pemerintahan

Kepala Lapas Tangerang Bantah Adanya Dugaan Sewa Kamar Penjara

Senin, 4 Mar 2024 - 19:14 WIB