Jika Terbukti, Orang Tua Korban Bisa Tersangka

Jumat, 26 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalbanten.com l Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang, Jatmiko menyatakan, Pemkot Tangerang akan memberikan perlindungan terhadap bocah perempuan berinisial Z yang diduga dianiaya oleh orang tua tirinya.

Jatmiko mengatakan, dia telah mengetahui bahwa ada anak perempuan berinisial Z (14) yang melarikan diri dari rumah lantaran telah dianiaya oleh orang tua tirinya.

“Jadi memang dia ikut sama orang tua tirinya, mungkin yang namanya bukan anak sendiri, ya jadi perlakuannya mungkin beda, karena ga ada ikatan darah. Sehingga anak itu dianiaya sampai dia kabur dari rumah dan ditemui warga sampai dibawa ke Polres Metro Tangerang Kota,”ungkapnya, Jatmiko.

Pihaknya yang mendapatkan informasi dari pihak Kepolisian, lalu mengirimkan Satgas untuk memberikan perlindungan kepada anak tersebut. Anak tersebut akan dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan visum terlebih dahulu.

“Setelah visum nanti, psikolog kita juga akan memberikan konseling supaya ada penanganan dari sisi traumatis dan psikologisnya. Setelah itu, anak itu kita amankan di rumah perlindungan anak milik Dinas. Karena kalo balik ke rumah lagi khawatir terjadi kekerasan lagi, makannya kita sembunyikan dulu dan dijaga oleh Dinas,” ujarnya.

“Kalau sudah dapat hasil visum itu biasanya Satgas langsung proses. Informasinya polisi sudah meminta keterangan dari tetangga sebelah rumahnya. Kalo benar ada penganiyaan terhadap anak itu, pasti orang tuanya bisa jadi tersangka,” jelasnya.

Baca Juga :  Kemacetan Jalan Raya Rawabuntu, Tangerang Selatan Tri Nurtopo "Bukan Tanggung Jawab Provinsi"

Pihaknya juga akan melakukan mediasi, apabila Z memiliki keluarga yang masih ada ikatan darah.

“Mungkin bisa diasuh sama paman atau tantenya yang punya ikatan darah, soalnya rasa sayangnya pasti beda apabila ada ikatan darah. Nanti kita assesment seperti apa baiknya,” ucapnya.

Dikatakan, terus berkomitmen untuk memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak dari kekerasan. Komitmen tersebut dilaksanakan dengan memberikan pendampingan pada korban kekerasan.

Saat ini, kata Jatmiko, pihaknya tengah memberikan pendampingan yaitu pendampingan hukum dan juga pendampingan secara psikologis. Menurutnya, Pemkot Tangerang juga memiliki satgas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan anak (P2TP2A) yang menjadi garda terdepan perlindungan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Baca Juga :  Fungsi dan Pelayanan Terminal Type A Porisplawad Kota Tangerang Minta di Audit

Dia mengimbau, agar masyarakat segera melapor apabila melihat atau menjadi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ia juga berharap, masyarakat Kota Tangerang dapat membantu mengawasi kasus kekerasan di lingkungan sekitar.

“Jika melihat adanya kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan sekitar, jangan ragu untuk melaporkan kepada kami melalui call center 112 atau aplikasi LAKSA. Mari kita bersama-sama melihat dan mengedukasi kerabat dan warga sekitar kita tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak, karena tidak ada tempat untuk kekerasan,” pungkasnya

Berita Terkait

28 Advokat Peradi Nusantara Di Sumpah di Pengadilan Tinggi Banten.
Warga Citamiang Sukabumi Terima Nasi Kotak di Jum’at Berbagi Polisi
Pj Bupati Resmikan Puskesmas Kelapa Dua
Polisi Dalami Kasus Anak Bunuh Ayah di Tangerang, Pelaku Diduga Mengalami Gangguan Kejiwaan
Harapan Kasat Reskrim Polresta Tangerang: Operasi Pekat Maung 2024 Ciptakan Lingkungan Lebih Aman
Ditresnarkoba Polda Banten Berhasil Menangkap Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkoba
Pemkab. Tangerang Meriahkan Pawai Mobil Hias HUT Ke-44 Dekranas Solo
Ketua Lembaga Aliansi Indonesia Kritik Rencana Studi Tour SDN 1 Mekar Agung

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 12:11 WIB

28 Advokat Peradi Nusantara Di Sumpah di Pengadilan Tinggi Banten.

Jumat, 17 Mei 2024 - 17:25 WIB

Warga Citamiang Sukabumi Terima Nasi Kotak di Jum’at Berbagi Polisi

Jumat, 17 Mei 2024 - 16:42 WIB

Pj Bupati Resmikan Puskesmas Kelapa Dua

Jumat, 17 Mei 2024 - 16:01 WIB

Polisi Dalami Kasus Anak Bunuh Ayah di Tangerang, Pelaku Diduga Mengalami Gangguan Kejiwaan

Kamis, 16 Mei 2024 - 17:28 WIB

Ditresnarkoba Polda Banten Berhasil Menangkap Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkoba

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:33 WIB

Pemkab. Tangerang Meriahkan Pawai Mobil Hias HUT Ke-44 Dekranas Solo

Rabu, 15 Mei 2024 - 21:34 WIB

Ketua Lembaga Aliansi Indonesia Kritik Rencana Studi Tour SDN 1 Mekar Agung

Rabu, 15 Mei 2024 - 19:59 WIB

Dua Pria Diserahkan Warga ke Polisi Beli Rokok Mengunakan Uang Palsu

Berita Terbaru

Sosialisasi

Pj Bupati Resmikan Puskesmas Kelapa Dua

Jumat, 17 Mei 2024 - 16:42 WIB