GLOBALBANTEN.COM | Berdasarkan surat pemanggilan terhadap Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) perihal undangan klarifikasi Dan Permintaan Data, tanah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. Kamis, 19/12/2024.

Disampaikan bahwa unit 2 Subdit 1 keamanan Negara Ditreskrimum Polda Banten, sedang melakukan penyelidikan terhadap laporan informasi : R-LI/146/XII/2024/ Ditreskrimum.

Baca Juga :  Sorotan Terhadap Pungutan di SMAN 22 Kabupaten Tangerang, Ini Tanggapan Ketua MKKS SMA

Terkait adanya dugaan tindak pidana memberikan keterangan di bawah sumpah yang tidak benar dan atau penggelapan dalam jabatan sebagaimana disebutkan di pasal 242 KUHPidana dan atau pasal 374 KUHPidana.

Bahwa dalam permasalahan sebagaimana di atas, berkaitan dengan dugaan tindak pidana tersebut, penyelidikan mendapatkan informasi tentang pemberian tanah yang saat ini berdiri RSUD Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  Polresta Tangerang Tetapkan 4 Tersangka Kasus Penganiayaan Anak dan Berkordinasi Cepat Dengan DP3A Untuk Pendampingan Trauma healing Korban

Saat Awak Media, mengkonfirmasi Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ucu Nuryadi melalui pesan WhatsApp ia memberikan jawaban yang singkat.

“Lagi proses lidik, boleh hanya sekedar klarifikasi ya panggilannya,” jawabnya.

Walid, selaku ketua Gerakan Nasional Pengawasan Tindak Pidana Korupsi (GNP TIPIKOR), akan mengawal kasus ini sampai selesai.

Baca Juga :  ‎APH Harus Tindak Tegas Matel Berkulit Hitam yang Meresahkan Warga Pasar Kemis, Tangerang‎

“Saya akan pastikan tidak ada lagi kerancuan dan ketidak adilan yang terjadi. Keseriusan kami dalam mengawal kasus ini sampai tuntas merupakan bukti nyata bahwa saya tidak main-main dalam memperjuangkan keadilan,” pungkasnya.(red)