Polda Banten: Berhasil Bongkar Pengoplos Tabung Gas

Jumat, 22 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Pers Polda Banten

Konferensi Pers Polda Banten

Globalbanten.com, Serang | Jajaran Ditreskrimsus Polda Banten menangkap empat pelaku penyuntikan tabung gas LPG 3 Kg ke tabung gas LPG 12 Kg, pada Senin (11/09) sekitar pukul 21.00 di Tanah Lapang yang beralamat di Perumahan Grean Royal Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

“Para pelaku itu berinisial AR (37), EF (33), MM (55), dan MD (47) sedangkan Penyidik masih melakukan pengejaran terhadap 3 pelaku berinisial ST yang berperan sebagai Pemilik Kegiatan, BD sebagai Mandor Pengawas Lapangan, AN sebagai Pemodal Kegiatan,” terang Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto, Selasa (19/9/23).Didik menjelaskan, modus yang mereka gunakan pelaku, ialah pelaku membeli tabung gas 3 Kg dari wilayah Tangerang dan Wilayah Bekasi kemudian di kirim ke wilayah lebak untuk di lakukan pemindahan (Penyuntikan) isi gas LPG 3 Kg ke tabung LPG 12 kg non subsidi yang masih kosong.

Baca Juga :  Penandatangan Kerjasama SPAM Perumda TB, Kementrian PUPR Apresiasi Upaya Pemkot dalam Penyediaan Air Bersih

“Pemindahan isi gas itu dilakukan dengan menggunakan Selang dan Regulator Gas yang sudah dimodifikasi untuk mengisi penuh tabung gas 12 Kg non subsidi setidaknya mereka butuh 4 buah gas melon ukuran 3 Kg,” ungkap Didik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menguraikan, barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1.208 tabung LPG diantaranya yakni 901 tabung gas 3KG yang terdiri dari 428 tabung berisi dan 473 tabung kosong, 307 tabung gas 12KG yang terdiri dari 106 tabung berisi, 201 tabung kosong. 1 unit Truk Mitsubishi Fuso No.Pol F-9541-WA dan 5 Unit Kendaraan Suzuki Carry No.Pol. B-9689-WAE, No.Pol. B-9833-JAA, No.Pol. A-8336-FG, No.Pol. B-9833-JAA, dan No.Pol. A-8550-ZR. 3 buah selang dan regulator gas elpiji, 1 plastik segel gas elpiji, 1 buah gancu.

Baca Juga :  Resmikan SKh Negeri 1 Kota Tangsel, Pj Gubernur Al Muktabar : Seluruh Masyarakat Banten Mempunyai Hak Pendidikan Sama

“Dalam sehari pelaku dapat memindahkan isi tabung sebanyak 600 sampai dengan 900 buah tabung dan Pelaku mendapatkan keuntungan sebesar Rp140.000 per 4 tabung ukuran 3 kg. Sehingga total keuntungan yang diperoleh pelaku sebesar Rp21.000.000 sampai dengan Rp31.500.000 per hari. Dari hasil pemeriksaan oleh penyidik terhadap tersangka, praktek penyuntikan gas subsidi ini telah berjalan sekitar 1 minggu dengan harga penjualan LPG oplosan dari tabung LPG 3 Kg ke tabung LPG 12 Kg dengan harga Rp213.000 sampai dengan Rp220.000 per tabung, hal ini mengakibatkan kerugian negara kurang lebih Rp300.000.000 dalam waktu 1 minggu,” urai Didik.

Baca Juga :  Kejurnas Katapel Digelar di Kota Tangerang

Didik menegaskan para tersangka dikenakan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dengan Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2d Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. Pasal 62 Jo Pasal 8 huruf b dan c Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1e KUHPidana.

“Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana denda paling banyak Rp 2 Miliar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Lahan di Pagar Sekelompok Oknum, Ahliwaris Minta Pemerintah Jangan Diam Sebelum Terjadi Konflik
Kejagung Turun Gunung Awasi Penyelidikan Kejari Tigaraksa Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan RSUD Tigaraksa Tangerang
Aneh, Sejak 2023 Kejari Kabupaten Tangerang Sudah Periksa 40 Saksi Belum Ada TSK
Polsek Metro Tanah Abang Ringkus 2 Pelaku Pencuri Motor di Depan Rumah Makan
Polda Metro Jaya Berhasil Ungkap Kasus Judi Online Beromzet Puluhan Miliar
Selain Keberadaannya di RTH, Tumpukan Sampah Yang Bau Di Keluhkan Warga Legok
Lapas Kelas Satu Tangerang Gandeng Kejaksaan Negeri Tangerang Dalam Penanganan Hukum
Gak Punya Otak, Sudah langgar Perbup Dump Truk Angkutan Tanah Merah Oprasi di Saat Jalan Kodisi Macet

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 15:01 WIB

Lahan di Pagar Sekelompok Oknum, Ahliwaris Minta Pemerintah Jangan Diam Sebelum Terjadi Konflik

Sabtu, 22 Juni 2024 - 17:01 WIB

Kejagung Turun Gunung Awasi Penyelidikan Kejari Tigaraksa Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan RSUD Tigaraksa Tangerang

Jumat, 21 Juni 2024 - 22:04 WIB

Aneh, Sejak 2023 Kejari Kabupaten Tangerang Sudah Periksa 40 Saksi Belum Ada TSK

Senin, 10 Juni 2024 - 17:25 WIB

Polsek Metro Tanah Abang Ringkus 2 Pelaku Pencuri Motor di Depan Rumah Makan

Jumat, 7 Juni 2024 - 12:00 WIB

Polda Metro Jaya Berhasil Ungkap Kasus Judi Online Beromzet Puluhan Miliar

Kamis, 6 Juni 2024 - 12:55 WIB

Selain Keberadaannya di RTH, Tumpukan Sampah Yang Bau Di Keluhkan Warga Legok

Rabu, 5 Juni 2024 - 18:00 WIB

Lapas Kelas Satu Tangerang Gandeng Kejaksaan Negeri Tangerang Dalam Penanganan Hukum

Senin, 3 Juni 2024 - 18:04 WIB

Gak Punya Otak, Sudah langgar Perbup Dump Truk Angkutan Tanah Merah Oprasi di Saat Jalan Kodisi Macet

Berita Terbaru