Rupiah Menurun Rp15.710 per Dolar AS Awal Minggu ini

Senin, 5 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalbanten.com | Pada pagi Senin, 5 Februari, nilai tukar rupiah tercatat berada pada level Rp15.710 per dolar AS. Mata uang Garuda mengalami pelemahan sebesar 50,5 poin atau 0,32 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mata uang di kawasan Asia secara keseluruhan tampak berada dalam zona merah, dengan Baht Thailand, peso Filipina, won Korea Selatan, yuan China, dan dolar Singapura semuanya mengalami pelemahan. Yen Jepang dan dolar Hong Kong juga tercatat melemah pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Baca Juga :  Musrenbang Kecamatan Pakuhaji, Prioritas Di Pemberdayaan Dan Sumber Daya Manusia

Mata uang utama negara maju juga ikut terkoreksi, dengan euro Eropa, poundsterling Inggris, dolar Australia, franc Swiss, dan dolar Kanada semuanya mengalami pelemahan.

Analis Pasar, Lukman Leong, memperkirakan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah pada pembukaan ini disebabkan oleh data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang dirilis lebih kuat dari perkiraan. Meskipun demikian, diprediksi bahwa pelemahan tersebut tidak akan terlalu dalam, karena investor menunggu data pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2023 yang akan dirilis pada siang hari.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat di Kawasan Gandaria City, 75 Motor Terbakar

Lukman Leong menambahkan bahwa investor juga mengantisipasi data pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang akan dirilis pada pukul 11 siang hari ini. Berdasarkan prediksi Lukman, rupiah kemungkinan akan bergerak dalam rentang Rp15.650 hingga Rp15.800 per dolar AS.(il/BDG)

Berita Terkait

Sekda Minta Para RT dan RW Layani Masyarakat Dengan Sepenuh Hati
Harga Beras Meroket Mendekati Bulan Ramadhan
Mobil Terbang Vela Alpha Siap Dikembangkan di Indonesia
Perluas Cakupan Dan Sinergi Keluarga Wartawan, IKWI Kabupaten Tangerang Akan Dikukuhkan
Tidak Terima Disebut Wajah Wajah Pungli, Seorang Jurnalis Laporkan “Kordi” Toko Obat ke Polisi
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Optimistis Pembangunan Pabrik Smelter Freeport di Gresik Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Soal Harga Beras Mahal, Kapolres Serang Sebut ada Indikator Spekulan Penimbun Beras
Audiensi Dugaan Perselingkuhan ASN Di DP3AP2KB Lebak, Ada Perbedaan Penafsiran Soal Status “NS” Ormas GAIB Tindaklanjuti Hasil Audiensi.
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Februari 2024 - 22:20 WIB

Sekda Minta Para RT dan RW Layani Masyarakat Dengan Sepenuh Hati

Minggu, 25 Februari 2024 - 22:16 WIB

Harga Beras Meroket Mendekati Bulan Ramadhan

Minggu, 25 Februari 2024 - 22:13 WIB

Mobil Terbang Vela Alpha Siap Dikembangkan di Indonesia

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:51 WIB

Perluas Cakupan Dan Sinergi Keluarga Wartawan, IKWI Kabupaten Tangerang Akan Dikukuhkan

Sabtu, 24 Februari 2024 - 09:05 WIB

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Optimistis Pembangunan Pabrik Smelter Freeport di Gresik Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:41 WIB

Soal Harga Beras Mahal, Kapolres Serang Sebut ada Indikator Spekulan Penimbun Beras

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:39 WIB

Audiensi Dugaan Perselingkuhan ASN Di DP3AP2KB Lebak, Ada Perbedaan Penafsiran Soal Status “NS” Ormas GAIB Tindaklanjuti Hasil Audiensi.

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:15 WIB

Komunitas Mobil Pajero Indonesia One Chapter Tangerang Raya Gelar Baksos Jumat Berkah.

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sekda Minta Para RT dan RW Layani Masyarakat Dengan Sepenuh Hati

Minggu, 25 Feb 2024 - 22:20 WIB

Daerah

Harga Beras Meroket Mendekati Bulan Ramadhan

Minggu, 25 Feb 2024 - 22:16 WIB

Sosialisasi

Mobil Terbang Vela Alpha Siap Dikembangkan di Indonesia

Minggu, 25 Feb 2024 - 22:13 WIB